Demo Mobil Fortuner Dewan, Jalan Depan Gedung Sate Diblokir

Oris Riswan, Okezone · Senin 18 April 2016 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 18 525 1365697 demo-mobil-fortuner-dewan-jalan-depan-gedung-sate-diblokir-9ovpiUIbFW.jpg Demo pengadaan mobil Fortuner untuk anggota DPRD Jabar. (Foto: Oris Riswan/Okezone)

BANDUNG - Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (18/4/2016).

Sebelumnya, mereka melakukan longmarch sebagai bentuk penolakan atas rencana pengadaan 95 unit mobil Toyota Fortuner untuk dijadikan kendaraan dinas anggota DPRD Jawa Barat.

Di depan pintu gerbang Gedung Sate, massa menyuarakan penolakan pengadaan mobil itu karena dinilai tidak pantas untuk dilakukan. Anggaran besar untuk mobil harusnya dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak untuk rakyat.

"Sungguh miris tindakan dari pejabat pemerintahan kita ini. Seharusnya pemerintah fokus untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat, ini malah sibuk mempernyaman dirinya," kata Ketua Umum HMI Cabang Bandung Ganjar Darussalam.

Ia pun mengecam rencana pengadaan mobil mewah itu. Apalagi hal itu mendapat lampu hijau dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang menyetujuinya dalam APBD Murni 2016.

"Di mana sebetulnya komitmen pemerintah, dalam hal ini Gubernur dan DPRD Jawa Barat dalam pembangunan daerah?" ucap Ganjar.

Soal mobil dinas, mereka menganggap hal itu tidak perlu dilakukan. Alasannya, mobil dinas lama masih layak digunakan. "Ini bukan sebuah kebutuhan, tapi nafsu," tuturnya.

Sementara karena massa tak ditemui perwakilan dari Gedung Sate, mereka langsung memblokir Jalan Diponegoro, tepat di depan Gedung Sate.

Mereka merangsek ke jalan untuk melakukan penutupan. Tapi massa melakukan tindakan kurang terpuji. Itu terlihat ketika ada salah seorang pengendara sepeda motor memaksakan diri masuk menembus gerombolan massa.

Pengendara sepeda motor sport itu pun sempat dihalangi oleh beberapa orang dari mahasiswa. Sang pemotor dicaci dan dikelilingi beberapa mahasiswa. Tapi pengendara itu akhirnya bisa lepas dari kerumunan massa.

Massa yang berjumlah sekira 100 orang itu kemudian membentuk lingkaran dengan ban yang dibakar di bagian tengah. Mereka bergiliran orasi menyuarakan penolakannya terhadap pengadaan mobil baru untuk anggota DPRD Jawa Barat.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini