Walhi Sultra Nilai Pemkab Konawe Selatan Lalai dalam Penerbitan Izin Lahan

ant, · Rabu 20 April 2016 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 20 340 1367526 walhi-sultra-nilai-pemkab-konawe-selatan-lalai-dalam-penerbitan-izin-lahan-PsW5toLGp6.jpg Ilustrasi (Okezone)

KENDARI - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan, lalai dalam penerbitan izin lahan perkebunan kelapa sawit kepada PT Merbau yang lokasinya tumpang tindih dengan lahan milik warga transmigrasi di UPT Anrongo.

(Baca juga: Warga Eks Transmigrasi di Konawe Protes Lahannya Tergusur Perusahaan Sawit)

"Terjadinya tumpang tindih penguasaan lahan antara lahan perusahaan kelapa sawit dengan lahan milik warga transmigrasi di Arongo, jelas merupakan kelalaian Pemkab Konawe Selatan, yang tidak memiliki data pengelolaan kawasan," kata Direkrut Eksekutif Walhi Sultra, Kisran Makati, Rabu (20/4/2016).

Kisran mengatakan, seharusnya tumpang tindih tidak terjadi karena Pemkab Konawe Selatan memiliki data pengelolaan kawasan di wilayah kabupaten tersebut.

Untuk itu, Pemkab Konawe Selatan harus bertanggung jawab atas penguasaan lahan usaha II milik warga transmigrasi Aronggo oleh perusahaan perkebunan kepala sawit, PT Merbau.

"Pemkab Konawe Selatan harus bertanggung jawab dengan kerugian yang dialami warga transmigrasi di UPT Arongo, sebab lahan warga yang di dalamnya terdapat tanaman tumbuh seperti merica yang digusur oleh perusahaan perkebunan akibat kelalaian pemerintah setempat," katanya.

Menurut Kisran, lahan warga transmigrasi di UPT Arongo yang saat ini digusur oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit seluas 40 hektare. Di dalam lahan tersebut terdapat tanaman tumbuh milik warga seperti, merica, pala, cengkeh, serai, kopi, pisang dan sejumlah tanaman perkebunan lainnya.

"Saat ini tanaman tumbuh milik warga transmigrasi itu telah rusak karena digusur oleh perusahaan kelapa sawit yang memiliki izin dari Pemkab Konawe Selatan," katanya.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini