Menlu AS Tandatangani Perjanjian Perubahan Iklim Sambil Gendong Cucu

Randy Wirayudha, Okezone · Sabtu 23 April 2016 03:28 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 23 18 1370533 menlu-as-tandatangani-perjanjian-perubahan-iklim-sambil-gendong-cucu-jrrxpWNagT.jpg Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Forbes Kerry meneken Perjanjian Paris sembari menggendong cucunya (Foto: Carlo Allegri/REUTERS)

NEW YORK – Tidak hanya pidato Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau dan aktor Hollywood serta aktivis lingkungan, Leonardo DiCaprio yang jadi sorotan besar di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS), tapi juga Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, John Kerry.

Ya, di markas PBB pada Jumat, 22 April 2016 waktu setempat, para pemimpin dari 171 negara di seluruh dunia, menyepakati dan menandatangani Perjanjian Paris yang merupakan kesepakatan bersama terkait perubahan iklim yang juga tepat jatuh pada Hari Bumi.

Presiden Prancis, François Hollande, merupakan pemimpin pertama yang meneken perjanjian tersebut dan kemudian, Hollande akan meminta Parlemen Prancis untuk segera meratifikasinya pada musim panas mendatang.

“Sekarang kita sudah tidak bisa mundur lagi (soal kesepakatan perubahan iklim),” ujar Hollande, sebagaimana dilansir Daily Mail, Sabtu (23/4/2016).

Ketika tiba giliran Menlu Kerry, para wartawan terutama jurnalis foto pun dibikin heboh dengan berebut mengambil gambar sang menlu yang menandatangani perjanjian tersebut sambil menggendong cucunya.

Ketika maju ke podium untuk tanda tangan, Menlu Kerry sudah menggendong cucunya nan lucu yang berusia dua tahun, Isabelle Dobbs-Higginson. Kerry pun menandatangani kesepakatan itu dengan tangan kanan seraya masih memegang Isabelle di tangan kirinya.

Inti dari perjanjian ini adalah kesepakatan bersama di bawah naungan PBB yang bersifat memaksa, di mana negara yang sudah menekennya, harus menaati dan menunjukkan bahwa mereka hanya menghasilkan emisi global sebesar 55 persen.

“Kita sedang berlomba dengan waktu. Era dari konsumsi (bahan bakar fosil) tanpa konsekuensi sudah berakhir,” tegas Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini