nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terancam Abrasi, Masyarakat Konawe Kepulauan Membutuhkan Pemecah Ombak

ant, Jurnalis · Selasa 26 April 2016 10:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 04 26 340 1372741 terancam-abrasi-masyarakat-konawe-kepulauan-membutuhkan-pemecah-ombak-rAF7wb76Ga.jpg Ilustrasi

KENDARI – Terancam abrasi, masyarakat Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara membutuhkan talud pemecah ombak.

"Keberadaan talud pemecah ombak di Wawonii Timur sangat dibutuhkan karena saat musim angin timur, wilayah pesisir perkampungan warga rentan terjadi abrasi akibat hantam ombak besar," kata tokoh masyarakat Wawonii Timur, Aladin (60) di Kendari, Selasa (26/4/2016).

Aladin mengatakan, seluruh rumah warga yang berada tepat di pinggir pantai terancam rusak akibat abrasi pantai yang terjadi pada setiap musim angin timur. Pada musim tersebut, ombak di wilayah pesisir pantai Wawonii Timur cukup keras sehingga tanah atau pasir tempat rumah warga berdiri terkikis ombak.

"Ombak pada musim timur di wilayah Wawonii Timur cukup keras karena wilayah pesisir wilayah kecamatan tersebut berhadapan langsung dengan Laut Banda yang gelombang lautnya terkenal ganas," ujar dia.

Menurut Aladin, Pemerintah Kecamatan Wawonii Timur bersama masyarakat sudah sejak Konawe Kepulauan masih menjadi bagian dari Kabupaten Konawe, berkali-kali mengusulkan pembangunan talud pemecah ombak di wilayah kecamatan tersebut.

Namun, hingga Konawe Kepulauan menjadi kabupaten baru, usulan masyarakat Wawonii Timur belum mendapat respon. Oleh karena itu, setiap kali musim angin timur, permukiman warga yang berada tepat di bibir pantai selalu dalam ancaman abrasi karena hantaman ombak yang cukup keras.

"Kami berharap setelah Konawe Kepuluan menjadi kabupaten otonom, pembangunan talud pemecah ombak di wilayah pesisir Pulau Wawonii yang berhadapan langsung dengan laut Banda itu, akan menjadi perhatian pemerintah setempat," katanya.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini