nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tambang Ilegal Digerebek, 28 Orang Diamankan Polisi

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 26 April 2016 19:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 04 26 340 1373326 tambang-ilegal-digerebek-28-orang-diamankan-polisi-CLvccxDjMI.jpg Ilustrasi penambangan (Foto Antara)

LANGKAT – Petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara menggerebek dua lokasi tambang pasir dan batu ilegal di Desa Banyu Urib, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat.

Informasi yang dihimpun dari kedua lokasi, polisi berhasil menemukan aktifitas penambangan pasir ilegal. Sebanyak empat kenderaan berat dan 21 truk diamankan dari lokasi.

Selain kenderaan, Polisi juga menangkap 28 orang dari lokasi penambangan pasir dan batu tersebut. Mereka lalu diboyong ke Mapolda Sumut.

“Ada 28 orang yang kita amankan dari lokasi penambangan tersebut pada 22 April 2016 kemarin. Tapi yang kita tetapkan sebagai tersangka baru tiga orang. Mereka adalah SS, SY dan SP. Ketiganya orang yang kita duga merupakan pemilik pertambangan ilegal tersebut,”ujar Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Ahmad Haydar, Selasa (26/4/2016).

Polisi hingga kini masih mendalami kasus itu untuk menjerat pihak-pihak yang selama ini mengambil keuntungan dari operasional tambang ilegal yang telah beroperasi setahun terakhir.

“Ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas pertambangan ilegal ini. Saat ini kita masih melakukan penghitungan terhadap kerugian negara yang muncul dan berpotensi muncul akibat operasional tambang tersebut,” tandasnya.

Selain melanggar perizinan, operasional tambang pasir dan batu ilegal itu diduga telah merusak lingkungan. Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 158 juncto Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang ‎Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Pasal 36 Ayat (1) yang diancam ‎pidana Pasal 109 dari Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan ‎dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini