nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nabi Isa Palsu dan Pengikutnya Dibekali Akidah Islam

Syaiful Islam, Jurnalis · Kamis 28 April 2016 21:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 04 28 519 1375514 nabi-isa-palsu-dan-pengikutnya-dibekali-akidah-islam-B4Edn5mgvE.jpg Foto: Illustrasi Okezone

BANGKALAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangkalan bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat membekali akidah Islam terhadap Nur Tajib (40) dan puluhan pengikutnya di Masjid Polres Bangkalan.

Mereka pun tampak serius mendengar ceramah dari MUI dan Kemenag Bangkalan. Setelah proses pembinaan selesai, Nur Tajib berserta pengikutnya ikut salat dhuhur jamaah. Pembinaan sendiri dilakukan usai mereka menyatakan bertaubat.

"Salah itu biasa, tetapi jangan mengulangi kesalahan lagi. Apalagi mengulangi kesalahan yang sama. Berbuat dosa biasa, namun jangan berbuat dosa lagi alias berhenti dan harus taubat,” terang Wakil Ketua MUI Bangkalan, Kiai Busro, Kamis (28/4/2016).

 (Baca juga: Polisi Buru Pengikut Nabi Isa Palsu)

Busro menjelaskan, MUI telah membuat 10 pedoman atau kriteria terkait ajaran tersebut dinyatakan sesat. Salah satunya meyakini turunnya wahyu atau rasul setelah Nabi Muhammad SAW. Sebab Nabi Muhammad adalah Nabi yang terakhir.

“Serta mengingkari keaslian Alquran. Norma Islam sudah ada, kita cukup mengikuti dan melaksanakan. Tidak boleh mengurangi atau menambah. Allah SWT berjanji akan memberikan kenikmatan pada umatnya yang bertaqwa baik di dunia maupun akhirat,” ungkapnya.

Menurut Busro, pihaknya berharap Nur Tajib dan pengikut tidak mengulangi perbuatan yang salah tersebut. Sehingga kedepan tidak ada lagi kasus serupa. “Bertobat itu tidak mengulangi lagi perbuatan yang salah, menyesal dan perbanyak baca istighfar,” tukasnya.

Seperti diketahui, polisi mengamankan Nur Tajib (40) warga Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan pada Sabtu 23 April 2016. Pasalnya, pria ini mengaku sebagai Nabi Isa. Bahkan, mempunyai puluhan pengikut. Kini, Nur Tajib beserta pengikut menyatakan bertaubat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini