nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Ton Ikan di Danau Toba Mati Mendadak

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2016 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 03 340 1378909 ratusan-ton-ikan-di-danau-toba-mati-mendadak-zoCDXWhjFT.jpg Ilustrasi. (dok.Okezone)

MEDAN - ‎Ratusan ton ikan yang dibudidayakan petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba, tepatnya di sisi Desa Bandar Purba, Kecamatan Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mati mendadak.

Informasi yang dihimpun pada Selasa (3/5/2016), kasus kematian ikan secara mendadak ini mulai diketahui sejak Senin 2 April 2016. Di mana secara tiba-tiba ikan jenis Gurami dan Nila yang terdapat di KJA para petani mati dan mengambang di atas air.

Petani pun bingung apa yang menyebabkan matinya ikan-ikan mereka. Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Simalungun.

"Enggak tahu kita. Tapi seperti kekurangan oksigen. Nanti lah kita tunggu hasil pemeriksaan petugas dari kabupaten. Tadi mereka sudah mengambil sampel air dan ikan yang mati," ujar Sudung (40), salah seorang petani di sana.

Menurutnya, sedikitnya terdapat 10 petani yang mengalami nasib serupa dengannya. Mereka pun rencananya akan melakukan pembersihan terhadap bangkai-bangkai ikan itu guna mencegah pencemaran Danau Toba.

"Hari ini rencananya kita mau gotong royong. Kalau enggak dibersihkan, nanti malah jadi penyakit ini. Kita harap pemerintah agar memperhatikan ini untuk jangka panjang. Jangan lagi terulang, apalagi kan Danau Toba mau dijadikan kawasan wisata kelas dunia," tutur Sudung.

‎Sementara Camat Haranggaol Horison Jannes Saragih membenarkan adanya peristiwa kematian ikan-ikan secara mendadak itu. Pihaknya kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pemerintah Kabupaten. "Iya benar. Penyebabnya masih diteliti," tutur Horison singkat.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini