nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dinas Peternakan Jabar Akan Vaksinasi Rabies di Kabupaten Sukabumi

ant, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2016 13:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 03 525 1379073 dinas-peternakan-jabar-akan-vaksinasi-rabies-di-kabupaten-sukabumi-oP0xvXtIdY.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat akan melakukan vaksinasi rabies untuk anjing peliharaan dan anjing liar di Kabupaten Sukabumi, menyusul penetapan status kejadian luar biasa (KLB) rabies di daerah itu oleh Dinas Kesehatan Sukabumi.

"Kami akan melakukan vaksinasi dan diperlukan eleminasi (anjing yang terjangkit rabies) dengan satgas dan dinas kesehatan setempat dalam waktu dekat ini" kata Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat, Dody Firman Nugraha, di Bandung, Selasa (3/5/2016).

Dony mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya, ada 14 warga Kabupaten Sukabumi yang digigit anjing rabies. "Tapi ternyata itu kejadiannya sekitar tiga bulan yang lalu dan karena keterlambatan laporan baru diatasi sekarang," ujar dia.

Pihaknya akan mulai berkoordinasi dengan instansi terkait di Kabupaten Sukabumi, seperti Dinas Kesehatan terkait penetapan status KLB Rabies di wilayah tersebut. "Mungkin besok lusa kami akan akan berkoordinasi dengan teman-teman di Kabupaten Sukabumi," tuturnya.

Ketika ditanyakan apakah penetapan status KLB Rabies Kabupaten Sukabumi bisa mempengaruhi target Provinsi Jawa Barat Bebas Rabies tahun 2018? Ia mengatakan, hal tersebut bisa saja berpengaruh terhadap target tersebut.

"Ya bisa jadi, dan mungkin bisa mundur satu tahun (targetnya). Intinya kami telah mensosialisasikan terus kepada pemilik anjing agar melakukan vaksinasi," katanya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyatakan daerah ini berstatus kejadian luar biasa rabies terkait banyaknya warga yang diserang anjing rabies.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Pernyataan Lingkangan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Harun Al Rasyid mengatakan status Kabupaten Sukabumi KLB rabies ini, katanya, karena jumlah warga yang terkena gigitan anjing "gila" lebih dari satu orang, bahkan akibat penularan virus rabies pada manusia seorang warga meningggal dunia.

Berdasarkan penelusuran, warga yang terkena serangan anjing rabies di beberapa desa di Kecamatan Kampang Tengah seperti Desa Bantarpanjang, Desa Bojongjengkol, Desa Nanggerang, Desa Bojongtipar, dan Desa Panumbangan.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini