nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angka DBD di Kabupaten Lebak Terus Meningkat

Agregasi Kabar Banten, Jurnalis · Rabu 04 Mei 2016 14:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 04 340 1380169 angka-dbd-di-kabupaten-lebak-terus-meningkat-hZfuu9PuRg.jpg Ilustrasi

LEBAK - Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Lebak terus mengalami peningkatan. Hingga awal Mei, sudah ada 415 kasus DBD.

“Dari awal Januari hingga 3 Mei tahun ini kasus penyakit DBD sudah mencapai 415 kasus, empat diantaranya dinyatakan meninggal dunia,” Kata Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Lebak, Firman Rahmatullah, seperti dikutip dari Kabar Banten, Rabu (4/5/2016).

Ia menyebutkan, penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Lebak saat ini tidak hanya menonjol di wilayah kecamatan perkotaan saja. Akan tetapi, juga sudah menyebar ke kecamatan lainnya di Lebak utara, tengah maupun Lebak selatan.

Ia mengatakan, penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang mematikan, sehingga harus diwaspadai. Salah satu cara efektif untuk mencegah ancaman penyakit DBD, kata dia, warga
harus rajin membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, termasuk membersihkan genangan air.

Firman menambahkan, hujan yang masih turun di wilayah Lebak membuat genangan-genangan air yang patut diwaspadai. Untuk itu warga diminta rajin melakukan upaya bersih-bersih lingkungan secara baik dan benar.

“Biasanya genangan air hujan banyak menempel di tempat-tempat tertentu seperti ban bekas, pot bunga, botol plastik dan pohon. Biasanya genangan air yang menempel ini dapat menimbulkan jentik nyamuk penyebab DBD, sehingga keberadaaanya harus dibersihkan hingga tidak ada lagi air yang tersisa sehingga tidak memberi kesempatan jentik nyamuk berkembang biak,” ujarnya.

Namun yang terpenting dalam mencegah ancaman penyakit DBD, menurut dia, bukan hanya melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Akan tetapi, juga dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Maman Sukirman meminta masyarakat meningkatkan aksi bersih-bersih pada saat musim penghujan ini.

”Salah satu upaya terbaik untuk mencegah ancaman penyakit itu adalah rajin membersihkan lingkungan tempat tinggalnya secara rutin, minimal sepekan sekali melakukan gerakan gotong-royong di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini