nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswa Sekolah Ini Bisa Pilih Guru & Teman Sekelas

Leo Muhammad Nur, Jurnalis · Rabu 04 Mei 2016 17:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 05 04 65 1380419 siswa-sekolah-ini-bisa-pilih-guru-teman-sekelas-SO9SXL580B.jpg Ilustrasi Foto: dok. Okezone.

MAKASSAR - Terobosan revolusi mental di dunia pendidikan kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kali ini salah satu SMA memberikan keleluasaan bagi para siswanya dalam memilih guru kelas serta teman sekelas dan semejanya. Tercatat, Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menjadi alumnus sekolah ini.

Mulai tahun ajaran 2016/2017, para siswa SMAN 3 Makassar boleh memilih guru/wali kelas, teman sekelas hingga teman satu meja mereka. Program ini merupakan perwujudan janji kepala sekolah yang baru, Mirdan Midding, setelah diangkat Wali Kota Makassar sebulan lalu melalui proses lelang jabatan kepala sekolah.

"Saya akan mengadopsi sejumlah kultur pendidikan dari sekolah-sekolah di negara lain yang saya kunjungi untuk diterapkan di SMAN 3 Makassar," ujar Mirdan.

Program tersebut juga merupakan penerapan perintah harian Pemerintah Kota Makassar yang mengharuskan setiap pimpinan atau kepala sekolah melakukan inovasi dengan tetap mengacu pada sistem pendidikan di Indonesia.

Mirdan menjelaskan, salah satu hal yang ingin dicapai dalam program bebas memilih guru dan teman sekelas ini adalah memberikan rasa senang kepada setiap siswa. Terkadang, kata Mirdan, beberapa siswa merasakan stres saat harus berhadapan dengan guru yang tidak disukainya.

"Namun dengan mengakomodasi keinginan mereka untuk diajar guru kesukaannya, maka siswa tersebut diharapkan semakin giat belajar," tuturnya.

Sementara itu, guru yang tidak terpilih serta kurang mendapatkan pilihan siswa akan diikutkan secara rutin pada kegiatan seminar atau pelatihan untuk lebih mengembangkan wawasan mereka. Alumnus Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) itu tidak menghiraukan sejumlah guru yang tidak menyukai gaya kepemimpinannya.

"Justru itu salah satu tantangan untuk melakukan perubahan," tegasnya.

Nantinya, nama guru akan dicatat di papan tulis. Setiap satu nama guru disebut, maka siswa bisa mengangkat tangan sebagai tanda memilih sang guru.

"Guru dengan suara terbanyak adalah yang terpilih mengajar," jelas Mirdan.

Sementara itu, metode pemilihan teman sekelas dilakukan dengan meminta siswa membuat daftar teman pilihan mereka. Daftar tersebut kemudian dikumpulkan dan diumumkan oleh sekolah.

Pemilihan teman sekelas, kata Mirdan, dibatasi maksimal 36 siswa dalam satu kelas. Para siswa juga bisa memilih teman satu meja mereka sebelum jam pelajaran dimulai.

"Terobosan seperti ini membuat kami senang dan semakin giat untuk belajar," ujar Bella Wardha Devita Dinuraya, salah satu siswi SMAN 3 Makassar.

SMAN 3 Makassar ini dikenal melahirkan sejumlah tokoh pemerintahan Indonesia . Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla merupakan salah satu alumnus yang menamatkan pendidikannya pada 1960. Selain itu, di antara deretan alumni SMAN 3 Makassar ada juga mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Syarifuddin Hasan serta Duta Besar Qatar untuk Indonesia Basri Sidehabi.

"Saya menargetkan SMAN 3 Makassar menjadi sekolah cerdas dengan kurikulum cerdas serta sejumlah revolusi mental lainnya yang akan saya terapkan di sekolah ini," tandas Mirdan.

Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini