Image

Tanggapan Mendikbud Soal Bullying di SMAN 3 Jakarta

Afriani Susanti , Jurnalis · Kamis, 5 Mei 2016 - 12:07 WIB
Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone) Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Bully kembali terjadi di sekolah. Kali ini, dalam sebuah video berdurasi 37 detik itu menampilkan para siswa yang di bully oleh seniornya. Peritiwa tersebut terjadi di SMAN 3 Jakarta.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menuturkan, dalam tindakan bully ada dua korban yang harus dilakukan pembinaan.

"Ketika sudah terjadi peristiwa kekerasan tersebut, ada korban sebagai sasaran kekerasan dan ada korban pelaku kekerasan. Jangan melihat korban yang menjadi target saja, karena itu harus dilakukan pembinaan pada keduanya," ungkapnya, belum lama ini.

Langkah selanjutnya yang harus ditempuh yakni dengan memanggil mereka dan ajak bicara. Sekolah lainnya juga perlu untuk melakukan antisipasi. Karena peristiwa seperti ini bisa terjadi dimana saja.

"Jadi jangan berpikir bahwa itu hanya bisa terjadi di satu sekolah saja. Tapi itu bisa terjadi dimana saja, karena itu perlu ada antisipasi untuk sekolah lainnya," ujarnya.

Kemdikbud sendiri sudah mengeluarkan 'Sekolah Aman' yakni papan yang berisikan informasi pengaduan bagi siswa di setiap sekolah. Papan tersebut harus terpasang di semua sekolah.

"Karena sering kali kita lihat anak kita tidak tahu kemana mereka harus mengadu," tambahnya. (afr)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming