Israel-Hamas Baku Tembak, Perempuan Palestina Tewas

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Jum'at 06 Mei 2016 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 06 18 1381581 israel-hamas-baku-tembak-perempuan-palestina-tewas-JJTtVmRLvC.jpg Perempuan Palestina menjadi korban baku tembak Israel-Hamas (Foto: Ibraheem Abu Mustafa/Reuters)

GAZA – “Gajah bertarung dengan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah.” Peribahasa itu tampaknya tepat menggambarkan situasi di Jalur Gaza, Palestina. Israel dan Hamas saling berbalas tembakan setelah ditemukannya sebuah terowongan baru oleh pasukan keamanan Israel.

Layaknya peribahasa tersebut, seorang perempuan Palestina yang juga warga Gaza tewas dan satu lainnya luka-luka akibat baku tembak itu. Keduanya diyakini menjadi korban tembakan tank Israel di area Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.

Penemuan terowongan tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara Militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner. Dia mengatakan, terowongan yang ditemukan pada Kamis 5 Mei 2016 pagi waktu setempat itu berada pada kedalaman 30 meter.

Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap segala ancaman dari pihak Hamas. “Kami tidak takut dengan ancaman Hamas. Kami akan terus melakukan perlawanan terhadap pelanggaran kedaulatan kami hingga terowongan terakhir ditemukan dan dihancurkan,” katanya, seperti dimuat BBC, Jumat (6/5/2016).

Sejak Rabu 4 Mei 2016, Hamas dan kelompok militan Palestina lainnya telah menembakkan mortar dalam sedikitnya 10 kesempatan. Pasukan Israel membalas dengan melakukan setidaknya tiga serangan bom ke Jalur Gaza.

Ini merupakan serangan terburuk di Jalur Gaza sejak perang 50 hari pada 2014 antara Israel dan Hamas. Kala itu para pejuang Hamas menggunakan terowongan yang mereka bangun untuk menyusup ke wilayah Israel dalam sedikitnya empat percobaan. Akibatnya, 12 pejuang tewas dan pasukan Israel berhasil menghancurkan lebih dari 30 terowongan.

Konflik itu menewaskan sedikitnya 2.251 warga Palestina –1.462 di antaranya warga sipil– dan 11.231 lainnya luka-luka. Sedikitnya 18 ribu rumah di Jalur Gaza hancur lebur. Di pihak Israel, 67 tentara dan enam warga sipil tewas serta 1.600 lainnya luka-luka.

(wab)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini