Prancis Pastikan Konferensi Perdamaian Israel-Palestina Berlanjut

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Senin 16 Mei 2016 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 16 18 1389160 prancis-pastikan-konferensi-perdamaian-israel-palestina-berlanjut-HME0NneqUK.jpg Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault saat bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Menahem Kahana/AFP)

YERUSALEM – Prancis memastikan pihaknya tetap menggelar konferensi internasional yang akan menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah, terutama solusi atas konflik Israel-Palestina. Kepastian itu diberikan Menteri Luar Negeri Jean-Marc Ayrault usai mengunjungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu 15 Mei 2016 di Yerusalem.

Kunjungan ke kawasan Timur Tengah dilakukan pria berusia 66 tahun itu untuk mendorong tawaran Prancis untuk mengadakan pertemuan dengan puncaknya menghidupkan kembali pembicaraan antara Palestina dengan Israel. Inisiatif tersebut disambut baik Palestina, tetapi ditolak Israel.

“Kami tidak akan menyerah, begitu juga mitra kami. Netanyahu hanya ingin negosiasi langsung dengan Palestina. Tetapi opsi tersebut sudah berhenti saat ini,” tutur Ayrault dalam konferensi pers, seperti dimuat Xinhua, Senin (16/5/2016).

Setelah menemui Bibi –sapaan akrab Netanyahu-, Ayrault langsung bertolak ke Ramallah di Tepi Barat untuk membahas inisiatif tersebut dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Pembicaraan terakhir antara Israel dengan Palestina menemui jalan buntu pada April 2014. Ekspansi Israel atas permukiman Yahudi dan pembentukan pemerintah bersatu antara Hamas-Fatah menjadi pemicu buntunya negosiasi tersebut.

Pertemuan internasional yang direncanakan digelar pada 30 Mei di Paris, diatur untuk menyertakan Kuartet Timur Tengah (Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa dan PBB), Liga Arab, Dewan Keamanan PBB dan sekira 20 negara, tanpa keikutsertaan Israel serta Palestina. 

(wab)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini