nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Pelajari K-Pop & Dianugerahi Warga Kehormatan

ant, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2016 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 17 18 1390727 jokowi-pelajari-k-pop-dianugerahi-warga-kehormatan-wkC073VMDA.jpg Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (kiri) di Korea Selatan (Foto: Kim Hong-ji/REUTERS)

SEOUL – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) melakukan ‘blusukan’ atau kunjungan ke perusahaan penyiaran Munhwa, untuk mempelajari promosi dan perkembangan industri hiburan di Digital Media City, Seoul, Korea Selatan (Korsel).

Presiden Jokowi melakukan peninjauan ke perusahaan itu bersama sejumlah pejabat negara, antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi beserta delegasi Indonesia menyaksikan proses konser virtual dan teater hologram. Presiden Jokowi juga mengenakan kostum pakaian tradisional Korea Selatan serta mencoba beberapa gawai virtual teknologi tinggi.

Pada saat berkunjung ke CJ Creative Center di Digital Media City, delegasi menyaksikan pertunjukan K-Pop, Ailee dan Block B serta melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan CJ.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengatakan Indonesia dapat belajar dari Korsel, soal bagaimana mempromosikan seni hiburan dan budaya kepada pasar internasional, seperti halnya Korsel yang terbilang sukses membuat K-Pop go-international.

"Bukan membawa, kita belajar bagaimana K-Pop bisa mendunia. Tentu saja dengan kekuatan kita, bisa saja seni musik tradisi yang diberi brand baik, diapresiasi baik," jelas Presiden Jokowi.

Tidak hanya itu, dalam ‘blusukannya’, Presiden Jokowi juga kemudian dianugerani sebagai warga kehormatan oleh Wali Kota (Walkot) Seoul, Park Won-soon.

"Alasannya jelas karena selalu dekat dengan rakyat," timpal Walkot Park saat menyampaikan sambutannya di Museum Sejarah Korea, Seoul.

Masyarakat Seoul, ujar Park, mengenal Presiden Jokowi dengan sebutan "Bang Jokowi". Menurut Park, pemerintah Seoul memberi penghargaan kepada "Bang Jokowi" karena dekat dan berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat di Indonesia. Park menambahkan Kota Seoul memiliki banyak kerja sama dengan kota-kota di Indonesia.

"Ada pepatah di Indonesia yang saya tahu, berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Itu yang ingin saya kembangkan di antara Seoul dan Jakarta," tambahnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada warga Kota Seoul melalui Walikota Park. "Ini menunjukkan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Republik Korea, sekali lagi terima kasih," sambut Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, dirinya telah berdiskusi dengan Walkot Park, mengenai pembenahan perkotaan seperti banjir dan kemacetan.

"Pada saat menjadi gubernur di Jakarta saat itu, sebenarnya saya ingin belajar untuk mengatasi macet dan banjir ke Kota Seoul karena Kota Seoul adalah Sister City dengan Jakarta," jelas Jokowi.

Seusai agenda penganugerahan tersebut, Presiden akan melakukan pertemuan dengan Gubernur Provinsi Gyeongsangbuk-do, Kim Kwan-yong.

Pada pukul 15.40 waktu setempat, Jokowi akan berkunjung ke Ajou University dan menerima penghargaan dari Asia Journalist Association (AJA).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini