nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prodi Teknik Biomedis untuk Peminat Dunia Kedokteran

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2016 10:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 17 65 1390766 prodi-teknik-biomedis-untuk-peminat-dunia-kedokteran-9atVC0QKiy.jpg Ilustrasi Foto: dok. Okezone.

SEMARANG - Bidang studi medis enggak melulu kedokteran. Di belakang para dokter jempolan berdiri para ahli di berbagai bidang yang mendukung profesinya, termasuk biomedis.

Nah, program studi (prodi) Teknik Biomedis sendiri merupakan gabungan beragam disiplin ilmu, tidak hanya teknik dan medis. Kombinasi beragam disiplin ilmu tersebut menjadi penentu kesuksesan Teknik Biomedis dalam penanganan pasien.

Pakar Teknik Biomedis Institut Teknologi Bandung (ITB) Soegijardjo Soegijoko, menyampaikan, di antara bidang ilmu yang turut membentuk tekni biomedis adalah teknik kimia, komputer, biologi, hukum, dan kedokteran. Bahkan, dalam beberapa kasus, ilmu tersebut juga membutuhkan kajian dari sisi agama.

"Prodi ini (Teknik Biomedis) memang perlu kajian dari multidisiplin ilmu, kadang kita juga perlu masuk ke bidang agama. Contohnya, katup jantung manusia yang diganti dengan katup jantung babi yang sudah pasti memerlukan kajian dari sisi agama," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5/2016).

Sementara itu, Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Edi Noersasongko, menuturkan, pihaknya tahun ini membuka program studi tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan industri. Menurutnya, tantangan ke depan yang dihadapi oleh bidang keilmuan teknik biomedis tidaklah mudah.

"Kami memberanikan diri membuka prodi ini karena memang sangat dibutuhkan oleh dunia industri. Kami melakukan konsultasi dengan dinkes dan pihak lain yang kompeten, agar prodi ini bisa bermanfaat untuk masyarakat," kata Edi.

Program studi tersebut tahun ini dibuka bersama lima prodi lain, yang terdiri dari tiga prodi sarjana dan tiga prodi sarjana terapan. Dua prodi, yakni Kesehatan Lingkungan (S-1) dan Teknik Biomedis (S-1) telah diresmikan dan diperkenalkan pada masyarakat pada Senin 16 Mei. Kedua prodi baru itu bernaung di bawah Fakultas Kesehatan dan Fakultas Teknik.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini