nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Massa Gerebek Salon Esek-Esek di Solo

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2016 19:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 20 512 1393907 massa-gerebek-salon-esek-esek-di-solo-CJfxR5uEkH.jpg Massa menggerebek salon diduga menyediakan layanan esek-esek di Solo (Bramantyo/Okezone)

SOLO - Puluhan orang dari Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) menggerebek sebuah rumah kecantikan (salon) di Jalan Adi Soemarmo, Komplang, Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Penggerebekan dilakukan karena salon itu diduga melakukan praktik prostitusi.

Sambil berteriak takbir, massa langsung masuk ke dalam salon. Mereka menyergap empat perempuan diduga penjaja seks komersil (PSK) yang biasa mangkal di situ. Selain itu, mereka pun menemukan sejumlah alat kontrasepsi.

Barang bukti itu beserta empat perempuan berinisial LN (27), M (41), AA (24) dan SS (47) yang diduga sebagai mucikari, langsung diserahkan ke Polsek Banjarsari.

Humas LUIS, Endro Sudarsono mengatakan, penggrebekan itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dan keluhan dari masyarakat sekitar salon. Salon itu menawarkan layanan potong rambut, luluran, scrub dan lainnya.

Namun prakteknya, diduga ikut menawarkan para pelanggannya dengan pelayanan plus pada pria hidung belang dengan tarif sekira Rp250 ribu sekali kencan.

"Jika pelanggan menginginkan nafsu sesaat, pelanggan harus merogoh kocek tambahan Rp250 ribu untuk melanjutkan di ranjang. Kalau hanya murni ke salon, itu tarifnya Rp100 ribu saja," papar Endro di sela penggrebekan, Jumat (20/5/2016).

Seharusnya, kata dia, pemkot setempat bisa bertindak tegas terhadap penyalahgunaan izin yang diberikan. Pasalnya, salon serupa yang menawarkan jasa esek-esek di Kota Solo jumlahnya cukup banyak.

"Kami berharap pemkot bisa bertindak tegas. Bisnis salon plus-plus semakin menjadi saja. Cabut izin usaha yang menyalahgunakan usahanya sebagai bisnis esek-esek,"pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini