IOM Dorong Para Majikan Memanusiakan PRT

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 25 Mei 2016 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 25 18 1397720 iom-dorong-para-majikan-memanusiakan-prt-xWaG2Mc6yU.png Cuplikan film indie IOM X Production. (Foto: dok. IOM X)

JAKARTA – Kebanyakan orang menganggap pembantu rumah tangga (PRT) sudah sepantasnya disuruh-suruh dan mampu melayani majikannya, kapanpun dan di manapun. Mereka lupa bahwa PRT juga manusia yang butuh waktu untuk istirahat dan menjalani hidupnya sesuai yang dia inginkan.

Bukannya melulu di rumah, mencuci, menyapu, mengurus anak dan keperluan rumah tangga lain yang disuruhkan kepadanya. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), dalam rangka mengampanyekan perlindungan bagi PRT di seluruh dunia, meluncurkan sebuah video yang merepresentasikan kondisi PRT di Asia Tenggara dengan baik.

Seperti kisah Fon, PRT asal Myanmar yang bekerja pada seorang majikan pria asal Thailand. Majikannya itu sedang tertekan karena baru saja ditinggal mati oleh istrinya dan harus mengurus dua orang anaknya yang masih kecil. Mendadak single parent membuatnya jadi majikan yang keras.

Suatu kali, Fon ingin menitipkan uang kepada saudaranya yang sedang kebetulan berada di Thailand untuk ibunya yang sakit di Myanmar. Ia pun meminta izin sehari libur dari tuannya. Akan tetapi, dia dilarang oleh majikannya. Padahal dalam kontrak kerja, Fon diizinkan mendapat hari libur sehari dalam seminggu.

Film produksi lembaga independen ini berakhir baik, dengan majikannya sadar bahwa memberi hari libur yang layak kepada PRT-nya, jauh lebih baik. Sebab sama seperti dia yang juga butuh rehat, PRT adalah kaum pekerja yang layak diperlakukan sesuai ketentuan hak asasi manusia (HAM).

Ada tiga video bertema ‘Open Doors: An IOM X Production’ yang ditayangkan dalam acara peluncuran hasil kerja sama dengan US Agency for international Development (USAID). Setiap video berdurasi tujuh menit. Berkisah tentang tiga keluarga berbeda di ASEAN yang menggunakan jasa PRT asal Indonesia, Malaysia dan Myanmar.

“Pengguna jasa adalah agen perubahan dalam menghentikan eksploitasi terhadap PRT,” jelas Ketua Program IOM X, Tara Dermott di Jakarta, Rabu (25/5/2016).

“Tujuan ‘Open Doors’ adalah mendorong mereka untuk menjadi orang-orang terdepan dalam menciptakan lingkungan rumah yang nyaman (happy home), sehingga tidak ada lagi eksploitasi. Dengan memastikan bahwa setiap minggunya PRT mendapatkan hari libur yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan apapun di manapun sesuai keinginannya, hal ini merupakan langkah-langkah menuju arah yang tepat,” tandasnya.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini