IOM Berharap PRT di Luar Negeri Diizinkan Menelefon Keluarganya

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 25 Mei 2016 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 25 18 1397804 iom-berharap-prt-di-luar-negeri-diizinkan-menelefon-keluarganya-TAETRtGYed.jpg Acara peluncuran video Open Doors IOM X Production. (Foto: Silviana Dharma/Okezone)

JAKARTA – Mengais rezeki di dalam negeri terkadang tidaklah cukup bagi beberapa orang, terutama mereka yang tinggal di perdesaan. Mereka pun berharap dengan bekerja di negara orang dapat memberi penghasilan lebih bagi keluarganya.

Itulah yang dipikirkan oleh Anggi, pemeran pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia dalam sebuah film. Film itu menceritakan, demi meningkatkan taraf hidup keluarga, Anggi mengikuti saran sang ibu untuk pergi merantau ke Malaysia menjadi asisten rumah tangga.

Seperti dicanangkan Pemerintah Indonesia, Anggi mengikuti pelatihan menjadi PRT yang benar. Ia diajari cara menyetrika, memasak, membersihkan perabotan rumah tangga, hingga menggunakan mesin cuci dan berkomunikasi melalui internet.

Di Kuala Lumpur, majikannya memiliki seorang anak perempuan yang harus dijaga. Di samping pekerjaan rumah yang dibebankan kepadanya. Siang dan malam, Anggi bekerja tanpa kenal waktu. Kadang kala ia kelelahan, dan sewaktu majikannya pulang, ia belum sempat membereskan ruang tamu, karena menidurkan anak majikannya terlebih dahulu.

Sementara di rumahnya di Indonesia, anak laki-lakinya merindukan sang ibu. Setiap hari, sang anak pergi ke warung menanti telefon dari ibunya. Tetapi, sebanyak itu juga dia harus kecewa.

Kerinduan yang sama juga dirasakan Anggi. Ia bahkan pernah tidak fokus bekerja. Suatu waktu ketika ditugaskan menjaga anak majikannya, ia hampir saja kecolongan. Untung saja, anak asuhnya tidak benar-benar hilang.

Ia dimarahi habis-habisan. Sampai suatu kali, tangisnya pecah. Anggi rindu sekali putranya, majikannya pun iba. Mereka kini mendengarkan keluh kesah dan mulai menghargai dia. Sebagai ungkapan terima kasih, keluarga itu menghadiahi Anggi sebuah ponsel.

Melalui film ini, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) ingin menyampaikan pesan kepada semua pengguna jasa PRT di seluruh dunia untuk menjalin komunikasi yang baik dengan PRT-nya, serta memberi mereka kesempatan berinteraksi dengan keluarganya. Dengan begitu, sang PRT betah dan lebih fokus bekerja.

Ada tiga video bertema ‘Open Doors: An IOM X Production’ yang ditayangkan dalam acara peluncuran hasil kerjasama dengan US Agency for international Development (USAID). Setiap video berdurasi tujuh menit. Berkisah tentang tiga keluarga berbeda di ASEAN yang menggunakan jasa PRT asal Indonesia, Malaysia, dan Myanmar.

“(Tiga) video (yang total) berdurasi 22 menit ini membawa pesan kepada pengguna jasa bahwa hubungan positif dengan pekerja rumah tangga yang didasari rasa saling percaya dan komunikasi yang baik dapat menciptakan rumah yang nyaman (happy home)," terang Ketua Program IOM X Tara Dermott di Empirica, SCBD Lot 8, Sudirman, Jakarta, pada Rabu 25 Mei 2016.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting dari dalam maupun luar negeri, seperti Wakil Duta Besar Amerika Serikat Brian McFeeters, Kepala Misi IOM Indonesia Mark Getchell, perwakilan dari Kemenaker Setiawati, Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu RI Muhammad Anshor, Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, Project Officer Nasional untuk Program Migrasi, Kantor Wilayah Perempuan PBB untuk Asia dan Pasifik Sukanya Thongthumrong, dan jebolan sepuluh besar Dangdut Academy 3 yang pernah menjadi PRT di Singapura Anggun Merdekawati, serta para perwakilan dari Jala PRT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini