nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lokalisasi Balongcangkring Mojokerto Resmi Ditutup

Zen Arivin, Jurnalis · Minggu 29 Mei 2016 16:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 29 519 1400702 lokalisasi-balongcangkring-mojokerto-resmi-ditutup-6o8skGgtYD.jpg Berbagai elemen sedang membacakan deklarasi bersih prostitusi (foto: Zen/Okezone)

MOJOKERTO - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar deklarasi Kota Mojokerto dan Provinsi Jawa Timur Bersih Prostitusi. Hal itu bertujuan untuk membersihkan praktik prostitusi di Kota Onde-onde yang selama ini masih marak.

"Hari ini, pemkot secara resmi menutup seluruh tempat lokalisasi yang ada di Kota Mojokerto. Ini untuk membersihkan Kota Mojokerto dan Provinsi Jatim dari praktik-praktik prostitusi," ujar Wali Kota Mojokerto, Masud Yunus, Minggu (29/5/2016).

Ia menambahkan, selama ini praktik prostitusi masih tumbuh subur di Kota Onde-onde. Sehingga, diharapkan pasca-dilakukan deklarasi ini, bisnis esek-esek yang selama ini masih terjadi di Kota Mojokerto bisa dibersihkan.

"Saya ucapkan kepada yayasan Majapahit, yang menjadikan yayasan Majapahit lebih bermartabat bukan yayasan yang identik dengan prostitusi. Selain itu, kami sudah membentuk lima posko di lokasi yang rawan prostitusi," imbuhnya.

Pasca-dilakukan penutupan ini, lanjut Masud, pihaknya akan segera menjalin komunikasi dengan pemilik Yayasan Majapahit untuk kedepannya. Ia berharap, eks lokalisasi Balongcangkring yang dikelola yayasan Majapahit bisa disulap menjadi tempat yang bermanfaat.

"Kita komunikasi dulu, nanti keinginannya dibuat apa tergantung dengan hasil pertemuan nanti. Yang terpenting lokalisasi itu ditutup dulu," terangnya.

Sementara itu Teguh Starianto, Ketua Yayasan Majapahit mengatakan, jika yayasan Majapahit yang berada di Balongcangkring, bukan tempat prostitusi. Ia mengatakan, sejak beberapa bulan silam, pihaknya sudah menseterilkan Balongcangkring dari praktik prostitusi.

"Sebelum Pemerintah Kota menutup tempat prostitusi Balongcangkring, 28 Februari lalu yayasan majapahit sudah melakukan bersih-bersih prostitusi di Balongcangkring," ungkapnya saat menyampaikan sambutan.

Selain itu, Teguh juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Jatim, karena telah mengucurkan bantuan kepada eks pekerja seks komersial (PSK) dan warga terdampak penutupan lokasisasi Balongcangkring.

"Jadi jangan salah, memang dulu ada prostitusi dilokalisasai Balongcangkring, tapi bukan di yayasan majapahit," imbuhnya.

Pantauan Okezone, dalam acara deklarasi tersebut, juga dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo. Selain membacakan deklarasi, perwakilan dari forum lintas agama, pengelola tempat hiburan, hotel dan kos-kosan serta ketua yayasan Mojopahit ikut menandatangani deklarasi itu. Kemudian disahkan oleh Gubernur Jatim.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini