Rayakan Hari Nasional, Dubes Galuzin: Pengisolasian Rusia Gagal Total!

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Kamis 02 Juni 2016 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 02 18 1404010 rayakan-hari-nasional-dubes-galuzin-pengisolasian-rusia-gagal-total-o6kiE2OEq0.jpg Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin dalam perayaan Hari Nasional Rusia (Foto: Wikanto Arungbudoyo/Okezone)

JAKARTA – Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Indonesia mengadakan peringatan Hari Nasional yang ke-26 pada Rabu 1 Juni 2016 di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, negara yang terbentang sepanjang Benua Eropa hingga Asia itu dikenal sebagai Uni Soviet. Namun, sejak 12 Juni 1990, lewat adopsi Deklarasi Kedaulatan Negara Federasi Rusia, Soviet berubah menjadi Rusia. Deklarasi tersebut menandai dimulai reformasi konstitusi.

Peringatan tersebut mulai dilangsungkan setiap tahun sejak 12 Juni 1992. Namun, kali ini perayaan di Jakarta mendahului perayaan di Moskow yang biasanya diikuti dengan hari libur nasional. Pihak kedubes Rusia mengundang sejumlah pejabat Indonesia seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong. 

“Hari ini saya berterima kasih karena Anda semua sudah meluangkan waktu untuk hadir. Kami, warga Rusia, sangat menyambut perayaan ke-26 berdirinya negara kami yang mewarisi tradisi terbaik dari sejarah ratusan tahun serta sangat percaya diri menyambut masa depan,” ujar Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin, dalam kata sambutannya, Kamis (2/6/2016).

“Selama beberapa tahun ini kami sekali lagi membuktikan dengan kepercayaan diri tinggi bahwa usaha pengisolasian Rusia dengan pemberlakuan sanksi ilegal, termasuk sanksi ekonomi, telah gagal total. Kami tidak bisa ditundukkan,” sambung pria berkacamata itu.

Secara khusus, Dubes Galuzin sangat menyambut progres hubungan baik Indonesia dengan Rusia. Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 18 Mei lalu ke Sochi untuk bertemu Presiden Vladimir Putin semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara. Salah satu perjanjian penting yang dihasilkan adalah kerangka kerjasama antara perusahaan minyak Rusia, Rosneft, dengan Pertamina untuk pengembangan kilang minyak dan kompleks petrokimia di Jawa Timur.

Kerangka kerja sama itu disebut Galuzin menunjukkan betapa solid serta strategisnya hubungan jangka panjang kemitraan strategis antara Rusia dengan Indonesia.

(wab)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini