Jika UU Pilkada Disahkan, Tantowi Yahya Pilih Mengabdi di DPR

Hambali, Okezone · Kamis 02 Juni 2016 03:47 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 02 340 1404021 jika-uu-pilkada-disahkan-tantowi-yahya-pilih-mengabdi-di-dpr-KKEhbyqAgS.jpg Tantowi Yahya (foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Politikus yang juga artis papan atas kenamaan, Tantowi Yahya, kini tengah gencar mencari dukungan politik dalam menghadapi bursa pemilihan bakal calon Gubernur Banten.

Namun, pencalonannya itu bakal terhenti jika Undang-Undang (UU) Pilkada yang baru akan di ketuk palu.

Sekedar diketahui, dalam UU Pilkada yang baru disebutkan bahwa anggota DPD, DPR dan DPRD harus mundur jika mencalonkan diri pada Pilkada. Ketentuan itu mengacu pada Putusan Mahkamah Konstitusi (PMK) Nomor 33/PUU-XIII/2015.

Menurut Tantowi yang juga terdaftar sebagai anggota Komisi I DPR RI tersebut, dirinya tak akan melanjutkan pencalonannya dalam Pilgub Banten 2017, jika UU Pilkada yang dirumuskan oleh pemerintah disahkan dalam paripurna DPR RI yang rencananya digelar hari ini.

"Jika UU itu disahkan tentu berat buat saya menanggalkan posisi di DPR, karena bagaimanapun itu adalah amanah dari masyarakat," kata Tantowi saat jumpa pers kepada wartawan di Bintaro, Rabu (1/6/2016) malam.

Meskipun begitu, Kepala Bidang Kebudayaan DPP Golkar ini menyatakan jika dirinya tidak kecewa atas draft UU Pilkada yang baru tersebut.

"Saat ini delapan dari 10 fraksi di DPR menyetujui draft UU Pilkada itu, Jika disahkan ya saya pilih tetap mengabdi di senayan dan tak akan nyagub," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah nama sempat terdengar santer ke publik terkait Pilgub Banten 2017 mendatang, di internal Partai berlogo pohon beringin itu sendiri sudah beredar dua nama, yakni Tantowi Yahya dan Andika Hazrumy yang merupakan putra mantan Gubernur Banten, Ratu Atut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini