Mahasiswa Kedokteran Unsoed Juarai Kompetisi Riset Nasional

Iradhatie Wurinanda, · Minggu 05 Juni 2016 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 04 65 1406502 mahasiswa-kedokteran-unsoed-juarai-kompetisi-riset-nasional-Nwr3THK4xQ.jpg Mahasiswa kedokteran Unsoed meraih prestasi di kompetisi riset nasional. (Foto: Dok. Unsoed)

JAKARTA - Mahasiswa Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berhasil menjadi juara pertama dalam ajang 10th Dentistry Scientific Meeting (DSM) yang digelar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Prestasi ini merupakan suatu kebanggaan mengingat kompetisi tersebut merupakan acara ilmiah tingkat nasional tahunan dan menjadi barometer karya tulis ilmiah mahasiswa FKG di Indonesia.

Tak hanya itu, Tim Unsoed juga meraih 2nd runner up di kategori Research Competition. Sedangkan paper riset yang berjudul “Pengaruh Polielektrolit Kalsium Alginat-Kitosan terhadap Jumlah Pembuluh Kapiler pada Penyembuhan Luka Gingiva” berhasil meraih juara ketiga.

"Kegiatan tahunan DSM FKG UI adalah barometer karya tulis ilmiah mahasiswa FKG di Indonesia, tahun ini sudah ke-10 kali terlaksana," ujar dosen pembimbing, drg Ali Taqwim, disitat dari laman Unsoed, Minggu (5/6/2016).

Tahun ini, DSM mengangkat tema ‘Enhancing Aesthetic Success in Dental Practice’ dengan harapan transfer ilmu mengenai estetika kedokteran gigi terbaru dapat tersampaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dokter gigi kepada masyarakat. Menurut Ali, seleksi kompetisi ini juga cukup ketat.

"Hanya lima tim yang berhak masuk final di tiap kategori yang merupakan tim unggulan dari hasil seleksi peserta yang berasal dari FKG di seluruh Indonesia," tuturnya.

Dia menjelaskan, selama persiapan para peserta harus benar-benar pandai mengatur waktu antara kesibukan kuliah, praktikum, skill lab, dan persiapan lomba. Oleh karena itu, Ali sangat bersyukur para mahasiswa bisa mencetak prestasi yang membanggakan di ajang tersebut.

"Semua juri mengapresisasi karena penelitian dari Unsoed bagus-bagus dan katanya perlu untuk dilanjutkan. Dan ketika kami melakukan presentasi, para peserta dan panitia sangat antusias dengan penelitian kami karena terbilang baru dan jarang dilakukan," tandasnya. (ira)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini