Selain Serang, Daerah Ini Miliki Perda Intoleransi

Gunawan Wibisono, Okezone · Senin 13 Juni 2016 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 13 340 1414025 selain-serang-daerah-ini-miliki-perda-intoleransi-1JigzpB1ys.jpg Mendagri, Tjahjo Kumolo (Okezone)

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia kepada warung makan Saeni alias Eni (53) di Serang. Karena merasa iba kepada Saeni akhirnya netizen melakukan penggalangan dana karena aksi intoleransi dari Satpol PP tersebut.

Saat dikonfirmasi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkap, ada Peraturan Daerah (Perda) yang sama seperti di Serang, yakni Bogor, Bengkulu, Lebak, dan Padang. Karenanya, Perda yang berbebrangan dengan intoleransi sudah resmi dihapus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"(Empat daerah) itu harus jelas alasannya. Apakah betul semua penduduknya 100 persen muslim," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/6/2016).

Ungkap Tjahjo Perda juga tidak boleh saling bertabrakan dengan pemerintah pusat. Apalagi menimbulkan polemik di masyarakat sehingga terjadinya nilai intoleransi.

"Yang penting kan bagaimana aturan-aturan yang dibuat dari Presiden sampai ke kepala daerah untuk kemahsyalatan daerah," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Saeni dianggap melanggar aturan larangan warung buka pada siang hari dalam bulan suci Ramadan. Ia menangis ketika dagangannya disita aparat Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Serang, Jumat 10 Juni 2016.

Kepala Satpol PP Maman Lutfi mengatakan, warung tersebut terkena razia karena buka pada siang hari dan melayani warga yang tidak puasa, apalagi dia berpedomen terhadap Perda Nomor 2 Tahun 2010 tentang Penyakit Masyarakatdan Razia dan Surat Edaran Wali Kota Serang Nomor 451.13/556-Kesra/2016 tentang imbauan bersama menyambut bulan suci Ramadan. Isinya terdapat jam operasional rumah makan yang diperbolehkan beroperasi sejak pukul 16.00 WIB.

Netizen pun menggalang dana untuk memberi sumbangan ke Saeni. Hingga pukul 21.00 WIB, Sabtu 11 Juni 2016, uang donasi yang akan disumbangkan mencapai Rp276 juta.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini