nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahanan Tewas, Kapolres Tobasa Merasa Disalahkan

Erie Prasetyo, Jurnalis · Senin 20 Juni 2016 11:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 20 340 1419882 tahanan-tewas-kapolres-tobasa-merasa-disalahkan-nvAPvCpwVz.jpg Ilustrasi

MEDAN - Seorang tahanan bernama Andi Pangaribuan ditemukan tewas di sel Mapolres Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara. Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian mengaku siap diperkisa karena beredar kabar ada rekayasa penyebab kematian Andi.

AKBP Jidin mengatakan, untuk mengungkap secara jelas kasus ini, dia menyarankan supaya dibentuk tim investigasi independen atau tim audit agar pernyataan rekayasa yang diungkapkan sekelompok pihak terungkap kebenarannya.

“Kalau keterangan itu tidak benar isinya diberikan kepada saya kenapa saya yang disalahkan, itukan keterangan penjaga tahanan, jadi mereka bohong? Lalu hasil autopsi juga bohong?" ujar AKBP Jidin kepada wartawan, Senin (20/6/2016).

Dia juga mengaku tidak akan melindungi atau membela anggotanya yang bersalah. Apa yang disampaikannya merupakan fakta yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) saat kematian itu terjadi.

Sebelumnya, Andi Pangaribuan (31) warga Kelurahan Pintu Bosi, Kecamatan Laguboti, Tobasa, dinyatakan tewas karena gantung diri oleh Kapolres Tobasa, AKBP Jidin Siagian pada 6 November 2015.

Namun pihak keluarga tidak percaya dengan pernyataan tersebut. Selanjutnya keluarga korban melapor ke Polda Sumut dan ditangani oleh Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Poldasu.

Setelah menjalani proses penyelidikan, dua anggota Polres Tobasa, yakni Brigadir LC Pangaribuan dan Brigadir MP Purba pun ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya Andi Pangaribuan.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini