Kapal Imigran Sri Lanka Sulit Ditarik ke Laut Akibat Gelombang Tinggi

Rayful Mudassir, Okezone · Senin 20 Juni 2016 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 20 340 1420074 kapal-imigran-sri-lanka-sulit-ditarik-ke-laut-akibat-gelombang-tinggi-wOP5GAADtj.jpg Ilustrasi

BANDA ACEH - Kapal besi milik imigran asal Sri Lanka yang terhepas di Aceh sepekan lalu, hari ini mulai ditarik ke laut. Kapal yang tadinya rusak juga sudah diperbaiki. Namun gelombang tinggi di bibir pantai menghambat penarikan kapal.

Percobaan penarikan kapal imigran ini sudah dilakukan sejak pagi tadi. Dua backhoe dikerahkan untuk mendorong kapal ke laut. Sedangkan satu kapal milik nelayan setempat berusaha menarik kapal imigran tersebut.

Proses penarikan ini dilakukan oleh puluhan TNI, Polri, tim Basarnas dan sejumlah nelayan. [Baca: Imigran Sri Lanka Memohon Diizinkan Tinggal Sementara di Indonesia]

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Sabang Letnan Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie menyebutkan proses penarikan sebanyak dua kali gagal dilakukan lantaran gelombang tinggi disertai angin kencang.

"Dari pagi sudah dua kali kita lakukan penarikan. Tapi kondisi alam seperti ini jadi agak sulit," kata Letkol Kicky di Pantai Pulo Kapok, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Senin (20/6/2016).

Saat ini, kata dia, pihaknya juga sedang menunggu tugboat atau kapal tunda dari Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar untuk menarik kapal imigran ke lautan.

Kapal imigran ini nantinya akan dikawal oleh KRI Teluk Sibolga yang saat ini sedang menunggu sekitar 2,5 mil dari bibir pantai. KRI Teluk Sibolga akan menuntun kapal imigran ini hingga ke perbatasan perairan internasional.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini