Imigran Sri Lanka Dipindahkan ke Lhokseumawe

Rayful Mudassir, Okezone · Rabu 22 Juni 2016 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 22 340 1422392 imigran-sri-lanka-dipindahkan-ke-lhokseumawe-2Td7wmoQo9.jpg Gubernur Aceh Zaini Abdullah sebelum melepas imigran asal Sri Lanka untuk dipindahkan ke Lhokseumawe. (Foto: Rayful Mudassir/Okezone)

BANDA ACEH – Sebanyak 43 imigran Sri Lanka yang hampir dua minggu berada di Pulo Kapok, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, mulai hari ini dipindahkan ke Lhokseumawe. Para manusia perahu tersebut dilepas oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Siang tadi, puluhan imigran mulai berkemas untuk meninggalkan lokasi pengungsian di dekat Pantai Pulo Kapok menggunakan bus milik Pemerintah Aceh.

Kapal mereka yang sebelumnya direncanakan digunakan untuk melanjutkan pelayaran karam akibat terjangan ombak dalam beberapa hari terakhir. Ditambah lagi kondisi kapal yang tidak layak untuk melanjutkan perjalanan.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, sebelum melepas seluruh imigran tersebut mengatakan, mereka akan ditempatkan sementara di bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe. Jarak antara Banda Aceh menuju Lhokseumawe bila melalui jalan darat memakan waktu hingga enam jam perjalanan.

(Baca Juga : Pemulangan 43 Imigran Asal Sri Lanka Terkendala Kedutaan)

“Kemarin kita sudah kirim laporan resmi ke Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pagi ini sudah dapat jawaban. Beliau mengucapkan terima kasih dan meminta melanjutkan dengan memberi penampungan untuk mereka ke tempat yang layak,” kata Zaini, Rabu (22/6/2016).

Sebelum diberangkatkan, imigran diberi bantuan logistik dari Dinas Sosial Aceh. Keberangkatan imigran juga mendapat pengawalan polisi. Gubernur pun melepas penjalanan manusia perahu itu menuju Lhokseumawe.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini