Rasisme terhadap Imigran Bermunculan Pasca-Brexit

Randy Wirayudha, Okezone · Senin 27 Juni 2016 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 27 18 1426644 rasisme-terhadap-imigran-bermunculan-pasca-brexit-X6pnEZNasZ.jpg Ilustrasi (Foto: Reinhard Krause/REUTERS)

LONDON – Pasca-Brexit alias keluarnya Inggris dari Uni Eropa via keputusan referendum lalu, tindakan rasisme dilaporkan mulai bermunculan terhadap para imigran di Negeri Ratu Elizabeth II tersebut.

Pada Minggu, 26 Juni 2016 waktu setempat, Asosiasi Sosial dan Budaya Polandia di Hammersmith, London Barat, jadi sasaran rasisme orang-orang tak dikenal dengan beberapa slogan anti-imigran.

Tindakan rasis tersebut bermunculan setelah secara misterius, sejumlah mobil ditempeli selebaran bertuliskan “Leave the EU – No More Polish Vermin” atau yang artinya kira-kira berbunyi: “Tinggalkan Uni Eropa – Tiada lagi kutu-kutu Polandia”.

Hal ini memicu keprihatinan para politikus Partai Konservatif Inggris, salah satunya Baroness Sayeeda Warsi. “Saya menghabiskan akhir pekan kemarin berbicara dengan beberapa organisasi, individu dan aktivis yang bekerja di area terjadinya kejahatan berdasarkan kebencian,” tutur Warsi.

“Mereka mengawasi kejahatan berdasarkan kebencian dan mereka memperlihatkan beberapa laporan yang sangat mengganggu. Dari beberapa orang (imigran) yang dihentikan di jalan serta menyerukan mereka untuk pergi. Atmosfer di jalan-jalan sangat tidak baik,” tambahnya, disitat CNN, Senin (27/6/2016).

Selebaran serupa juga ditemukan di mobil-mobil dan beberapa properti di sekitar Huntingdon di Cambridgeshire. Hal ini pun sedianya menyulut kemarahan tersendiri bagi warga Inggris asli, seperti yang dialami Kathleen Gaynor. Dia menemukan salah satu selebaran rasis itu di depan pintu rumah ibunya.

“Kami sangat kesal dan marah, terlebih karena ibu saya punya beberapa tetangga (imigran) Polandia yang baik. Selebaran itu juga ada dekat sekolah, di lingkungan yang banyak ditinggali imigran Polandia dan beberapa tempat lain,” ungkapnya.

Tindakan rasis ini tentu menarik perhatian Kepolisian Cambridgeshire dan mengancam, bahwa siapapun yang kedapatan menyebarkan selebaran rasis itu, akan dijebloskan ke bui selama tujuh tahun.

Selain itu, kepolisian juga akan bekerja sama dengan komunitas imigran Polandia, serta Kedutaan Besar Polandia di London.

“Terima kasih atas solidaritas Anda bersama #PolesinUK (imigran Polandia di Inggris) menyusul insiden di Hammersmith. Kami akan selalu berkontak dengan polisi setempat,” tulis pernyataan Kedutaan Polandia di akun @PolishEmbassyUK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini