Putin Tantang Inggris Jalankan Mandat Brexit

Silviana Dharma, Okezone · Sabtu 02 Juli 2016 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 01 18 1430966 putin-tantang-inggris-jalankan-mandat-brexit-eXFlogLWJY.jpg Putin tantang Inggris realisasikan {Brexit}. (Foto: Brigette Supernova/Daily Beast)

MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin menantang Inggris untuk menjalankan mandat demokrasi yang diagung-agungkannya, yakni hasil referendum yang memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa alias Brexit (Britain Exit).

“Kita lihat saja nanti bagaimana mereka menjalankan prinsip demokrasinya,” ujar orang nomor satu di Negeri Beruang Merah itu saat bertemu para Dubes dan delegasi permanen Rusia di Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow pada Kamis 30 Juni 2016, seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (2/7/2016).

Pernyataan ini datang hampir sepekan setelah hasil referendum diumumkan. Sebelumnya, dalam kampanye ‘Remain’ Perdana Menteri Inggris David Cameron menyatakan, keluarnya Inggris dari UE hanya akan menyenangkan Rusia. Sebab, negara eks Soviet itu berharap Eropa terpecah dan melemah.

(Baca juga: Putin: Rusia Tidak Pengaruhi Inggris untuk Keluar dari UE)

Pernyataan itu dengan lantang dibantah oleh Putin. Menurutnya, kemenangan Brexit sama sekali tidak ada unsur campur tangan Rusia di dalamnya. Justru itu menandakan bahwa rakyat Britania Raya memiliki ketidaksukaan yang besar pada kebijakan migrasi dan keamanan yang disepakati bersama 27 negara Benua Biru, serta birokrasi UE.

“Itu sepenuhnya pilihan rakyat Britania Raya sendiri. Kremlin sama sekali tidak mengintervensi. Jelas di sini bahwa dampak trauma dari hasil referendum baru akan terasa dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sehari setelah hasil referendum diumumkan, faktanya lebih dari dua juta pemberi suara Brexit menyesal atas keputusan yang mereka ambil. PM David Cameron bahkan semakin memperkeruh suasana dengan mundur dari jabatannya dan membuka perdebatan mengenai sosok tepat untuk menggantikannya.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini