nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mudik Warga Bekasi Tertunda Akibat Banjir

Djamhari, Jurnalis · Senin 04 Juli 2016 01:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 07 04 338 1432159 mudik-warga-bekasi-tertunda-akibat-banjir-qekd0qNIoZ.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

BEKASI- Ditengah kesibukan warga yang sedang melakukan perjalanan mudik lebaran, pada Minggu (3/7/2016) malam, sejumlah warga di bantaran Kali Bekasi, Kota Bekasi, malah ditimpa musibah banjir.

Alhasil, beberapa warga yang harusnya melakukan perjalanan mudik, terpaksa menunda keberangkatan mudik lebarannya karena khawatir rumahnya kebanjiran.

Andi Firdaus (35), warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi, tepatnya Perumahan Pondok Mitra Lestari mengatakan, air kali Bekasi mulai naik ke jalan di kompleknya sekira pukul 23.15 WIB.

"Saya lihat dari saluran air mulai ke jalan dan mulai genangin perumahan," kata Andi, Senin (4/7/2016) dini hari.

Sementara itu, warga lain di Blok C Perumahan Pondok Mitra Lestari, Oman Rachman (55) mengakui, akibat banjir yang terjadi itu, dirinya terpaksa membatalkan perjalanan mudiknya ke Ciamis, Jawa Barat.

"Tadi saya sudah siap-siap mau berangkat, tapi akibat situasi ini terpaksa membatalkan untuk berangkat malam ini," ujarnya.

Lebih lanjut, diakui Oman, keluarganya yang memang harusnya mudik pada malam ini, sampai sudah memasukkan sejumlah pakaian ke dalam koper dan semuanya sudah dimasukan juga ke mobil.

"Kita memang sudah benar-benar sudah ingin berangkat mas, dan semua sudah siap di dalam mobil. Tapi karena banjir terpaksa dipending dulu sampai situasi normal," terangnya.

Sementara itu, masih kata Oman, air yang mengggenangi perumahan saat ini memang belum masuk ke rumahnya. Namun, sudah sampai di jalan perumahan.

"Sekarang kami sedang menaikan dulu perabotan ke tempat aman, sebelum berangkat guna antisipasi banjir disaat kami pergi mudik," ucapnya.

Dari informasi yang diterima, situasi yang sama terjadi di Perumahan Villa Nusa Indah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Puteri, Kabupaten Bogor yang dilintasi Kali Cileungsi sebagai hulu dari Kali Bekasi.

Saat ini dilokasi itu, kondisiinya sudah dinyatakan dalam status siaga 2. Artinya, warga diminta untuk waspada mengingat Kali Cikeas debit airnya cukup tinggi.

Data yang dihimpun melalui Komunitas Peduli Cileungsi Cikeas (KP2C) menyebutkan tinggi muka air Sungai Cileungsi pada pukul 19.34 WIB mencapai puncaknya, yakni sekira 360 kubik per detik.

Sementara tinggi muka air Sungai Cikeas pada pukul 22.00 WIB mencapai puncaknya yakni 228 kubik per detik. Kedua aliran sungai itu bergabung di Kali Bekasi, tepatnya di Perumahan Pondok Gede Permai Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini