Image

Reklamasi Pulau G Dibatalkan, Ahok Harus Banyak Berguru

Arief Setyadi , Jurnalis · Senin, 4 Juli 2016 - 09:30 WIB

JAKARTA - Pemerintah pusat telah membuat keputusan untuk membatalkan proyek reklamasi Pulau G di teluk Jakarta lantaran ditemukan banyak pelanggaran. Terkait pembatalan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disarankan segera mengambil langkah komprehensif.

"Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, harus segera bergerak cepat dan tepat dengan menyusun langkah komprehensif, karena bagaimana pun ini akan sangat berdampak luas," ujar bakal calon gubernur DKI Muhamad Idrus, Senin (4/7/2016).

Kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Idrus juga menekankan pentingnya menjaga iklim investasi di Indonesia agar tetap kondusif. Jangan sampai, produk hukum yang diterbitkan Pemprov DKI merusak iklim kepastian investasi.

"Karena dunia usaha butuh kepastian dalam berinvestasi. Ini juga akan mempengaruhi kerja keras pemerintah pusat untuk menggalakkan investasi di semua lini sektor terutama properti," ujarnya.

Apalagi, sambung Idrus, pemerintah bersama DPR baru saja mengundangkan Tax Amnesty yang telah memberikan sentimen positif terhadap perekonomian Tanah Air. Terlihat dari IHSG yang kembali menyentuh 5.000 dan rupiah yang kian menguat sepekan terakhir.

Menurut Idrus, salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi adalah bisnis properti. Pasalnya, bisnis tersebut bersentuhan dengan 250 bidang usaha lainnya.

"Pak Basuki harus menyakinkan semua pihak terutama pihak swasta yang bergerak di sektor properti baik dari dalam maupun luar bahwa ini tidak berdampak kepada produk hukum lainnya," katanya.

Bakal calon gubernur yang dikenal dengan slogan #JakartaKEREN itu pun menyarankan Ahok harus lebih banyak belajar dan berguru kepadanya dalam hal menjaga iklim investasi secara humanis. Supaya bisa meyakinkan kepada semua pihak mengenai aspek positif dalam berinvestasi.

"Harusnya Pak Basuki belajar dengan saya bagaimana agar bisa lebih humanis menjalankan pemerintahan dan juga solutif untuk jaga iklim investasi Indonesia," katanya.

"Harus diyakinkan ke semua stakeholder baik pemerintah pusat, akademisi, swasta, penggiat lingkungan dan unsur masyarakat lainnya terutama masyarakat terdampak Muara Angke, Muara Baru, Luar Batang, Pasar Ikan dan sekitarnya," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming