Terobos Palang Pintu Perlintasan, Sinta Tewas Disambar Kereta

Agregasi Pikiran Rakyat, · Kamis 21 Juli 2016 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 21 525 1443374 terobos-palang-pintu-perlintasan-sinta-tewas-disambar-kereta-HBrFJVhwIO.jpg Ilustrasi

CIMAHI – Seorang remaja yang masih duduk di bngku sekolah menengah pelajar (SMP) bernama Sinta Nurjanah (15), tewas seketika, usai tertabrak Kereta Rel Diesel (KRD) di perlintasan kereta di KH. Ustman Dhomiri, Kampung Kebon Kelapa, Setiamanah, Cimahi, Jawa Barat, Kamis (21/7/2016).

Sebelum kejadian, korban bermaksud mengantar adiknya, Mega Sari, berangkat sekolah di SDN Padasuka Mandiri 4.

Saat melintas di lokasi, sebenarnya palang pintu kereta sudah ditutup, namun korban yang mengendarai motor Honda Revo dengan nomor polisi Nopol D 6107 SX berusaha menerobos.

Namun, motor korban yang sudah berada tengah-tengah rel KA mengalami mogok. Adiknya yang dibonceng turun dari motor, korban berusaha mendorong motor, namun kendaraan sulit didorong.

Dari arah timur, datang kereta KRD jurusan Cicalengka-Padalarang dan langsung menabrak korban hingga terseret sejauh 100-200 meter.

Korban tewas seketika di lokasi kejadian, sementara motor korban ringsek akibat tertabrak kereta. Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Penjaga pintu lintasan KA, Suhyadi (47) mengatakan, sebetulnya ada dua unit sepeda motor yang berusaha menerobos palang kereta api sbeelum kejadian, termasuk korban.

"Kondisi lalu lintas sedang ramai dari dua arah sehingga saya segera menutup portal saat jadwal kereta melintas. Tetapi tiba-tiba dua sepeda motor muncul dari arah Kompleks Perumahan KPAD Sriwijaya. Sepeda motor yang satunya berhasil didorong warga sehingga selamat, sedang korban yang gugup langsung terpental disambar kereta," katanya, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat.

Kapolsek Cimahi, Kompol Asep Nandang menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati-hati saat melintas di jalur kereta api yang minim pengamanan. Pihaknya juga menyayangkan pihak orang tua yang mengijinkan anak yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor karena rentan terhadap kecelakaan lalu lintas.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini