Pil Anti Islamophobia Akan Dibagikan di Konvensi Demokrat

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 23 Juli 2016 02:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 23 18 1444876 pil-anti-islamophobia-akan-dibagikan-di-konvensi-demokrat-CPxUrsC7zh.jpg Islamophobin. (Foto: Twitter)

PHILADELHIA - Kelompok advokasi Muslim Amerika Serikat (AS) berencana untuk membagikan pil yang disebut dengan Islamophobin pada Konvensi Nasional Partai Demokrat yang akan berlangsung di Philadelphia pekan depan.

Pil yang dijanjikan dapat menyembuhkan “Intoleransi buta, pemikiran fanatis tanpa logika, rasa takut yang tidak rasional terhadap Muslim, dan pengambinghitaman dalam tahun pemilu AS” itu diharapkan bisa menjadi cara yang tepat untuk mengatasi masalah Islamophobia di Negeri Paman Sam.

Tentu saja, ribuan pil yang telah dibagikan Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) pada Konvensi Partai Republik di Cleveland, Ohio yang berakhir kemarin bukanlah obat sakti seperti yang diiklankan di kemasannya. Namun, permen karet bebas gula tersebut diharapkan dapat memberikan efek yang sama.

Menurut juru bicara CAIR, Ibrahim Hooper, kampanye yang mereka lakukan dapat dikatakan sebuah sukses besar dan iklan mengenai kegiatan ini telah ditonton ratusan ribu orang melalui Youtube.

“Terlalu sering selama masa kampanye ini, kandidat Presiden Partai Republik telah mendorong para pimpinan yang Islamphobia dan para pendukungnya dengan saran-saran untuk berpatroli di lingkungan Muslim, mengawasi dan menutup masjid, dan secara terbuka mempertanyakan apakah seorang Muslim bisa menjadi presiden,” kata Direktur Eksekutif CAIR Nihad Awad kepada Reuters, sebagaimana dikutip dari Independent, Sabtu, (23/7/2016).

Nihad menjelaskan bahwa konsep pil yang dijual CAIR seharga USD1,99 di Amazon itu berasal dari Swedia, yang juga membuat produk yang serupa.

Dalam kemasannya tertulis: “Ambil dua pil dan hubungi seorang Muslim di pagi hari,” dengan peringatan yang berbunyi “Mereka yang telah percaya pada keberagaman agama, toleransi, dan saling pengertian sebaiknya tidak menggunakan produk ini.”

“Berhenti mengonsumsi produk ini jika Anda telah mulai memiliki perasaan yang hangat kepada imigran Muslim atau pengungsi.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini