Share

Indonesia Satukan Sikap Negara ASEAN Soal Laut China Selatan

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 26 Juli 2016 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 26 18 1447392 indonesia-satukan-sikap-negara-asean-soal-laut-china-selatan-vnzlF3HBao.jpg Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. (Foto: Dok. Kemlu)

VIENTIANE – Menteri Luar Negeri negara-negara ASEAN berhasil mencapai kesepakatan untuk menyusun sebuah Joint Communique (Komunike Bersama) dalam pertemuan ke-49 Menteri Luar Negeri ASEAN (49th ASEAN Ministerial Meeting/AMM) di Vientianne, Laos, Selasa 26 Juli 2016.

Tercapainya komunike yang memuat pandangan bersama mengenai situasi di Laut China Selatan (LCS) ini tidak lepas dari upaya diplomasi yang dilakukan Indonesia. Selama tiga hari Menlu RI Retno Marsudi melakukan diplomasi secara terpisah dan pertemuan informal dengan Menlu-Menlu ASEAN demi mencapai konsensus.

“Kesepakatan ini adalah salah satu bukti bahwa di saat sulit ASEAN dapat bersatu untuk maju demi menjaga rumah dan kepentingan bersama,” demikian disampaikan Menlu RI Retno Marsudi melalui pernyataan pers yang diterima Okezone, Selasa (26/7/2016).

Dalam Joint Communique yang merupakan dokumen utama hasil AMM, beberapa isu yang menjadi perhatian Pemerintah Indonesia antara lain mengenai illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing atau penangkapan ikan secara ilegal, kerjasama maritim, perdagangan manusia, dukungan atas kemerdekaan Palestina, dan kerjasama untuk mencapai Visi Masyarakat ASEAN 2025 dan agenda PBB 2030 terkait pembangunan berkelanjutan.

Komunike bersama ini juga menegaskan komitmen negara-negara ASEAN dalam isu keamanan di Laut China Selatan. Negara anggota ASEAN menyatakan komitmennya untuk sepenuhnya menghormati proses hokum dan diplomatik sesuai hokum internasional, termasuk UNCLOS 1982 untuk menyelesaikan klaim territorial baik dengan sesame negara anggota maupun negara lain yang bukan anggota.

Sebelumnya, pada Senin, 25 Juli AMM gagal mencapai kesepahaman mengenai isu sengketa wilayah ini dikarenakan keinginan Kamboja agar ASEAN tidak memasukkan hasil Mahkamah Arbitrase Internasional mengenai Laut China Selatan dalam Komunike Bersama.

Atas insitaif dari Indonesia, AMM juga mengeluarkan pernyataan bersama Menlu ASEAN mengenai pemeliharaan perdamaian, keamanan, dan stabilitas kawasan yang pada intinya menegaskan komitmen ASEAN untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai kawasan damai dan stabil.

“Komitmen ASEAN dalam Joint Communique menunjukkan konsistensi ASEAN untuk menjaga perdamaian, keamanan, dan stabilitas kawasan dengan mengedepankan hukum internasional,” ujar Menlu Retno.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini