Korban Salah Tangkap dan Salah Tembak Lapor Propam Polda Sumsel

Mewan Haqulana , Okezone · Selasa 26 Juli 2016 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 26 340 1446767 korban-salah-tangkap-dan-salah-tembak-lapor-propam-polda-sumsel-1mj4gggWVw.jpg Korban salah tembak di Palembang. (Foto: SINDO)

SUMSEL - Keluarga Anton Chandra (28), korban salah tangkap dan salah tembak yang diduga dilakukan petugas Polsek Seberang Ulu II, Palembang, melapor ke Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Samsia (36), kakak perempuan korban mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian yang merusak telinga adiknya itu. "Kami tidak menyalahkan siap pun, tapi meminta keadilan atas peristiwa ini. Kami sudah laporkan ini ke Prompam (Polda Sumsel), sore kemarin dengan nomor LPB/357/VII/2017," katanya.

Samsia melanjutkan, pihaknya sengaja melaporkan kecelakan ini ke lantaran berdasarkan hasil rontgen, terdapat serpihan timah di telinga Anton. "Kami yakin dia korban salah tembak," jelasnya.

Saat ini kuasa hukum Anton masih melengkapi berkas untuk kepentingan pemeriksaan dan memberikan keterangan terkait laporan tersebut.

Seperti diketahui Anton Chandra (28), warga Jalan KH Azhari Lorong Indrawati, RT 02, RW01, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, diduga menjadi korban salah tangkap, ketika polisi hendak menangkap pengedar narkoba.

Anton saat itu dikabarkan kebetulan berlibur di rumah pengendar narkoba itu. [Baca Juga: Korban Salah Tangkap Ditembak Polisi, Kondisinya Kritis]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini