Bandar Narkoba: Anton Lari karena Trauma Suara Tembakan

Mewan Haqulana , Okezone · Selasa 26 Juli 2016 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 26 340 1446840 bandar-narkoba-anton-lari-karena-trauma-suara-tembakan-BlGKWARDUZ.jpg Korban salah tembak di Palembang. (Foto: SINDO)

SUMSEL - Anton Chandra (24) yang diduga menjadi korban salah tembak oleh petugas Polsek Seberang Ulu II, sengaja lari saat penggerebekan di rumah pamannya lantaran takut suara tembakan.

Menurut Azhari (42), paman Anton, bandar narkoba yang ditangkap saat kejadian mengatakan, Anton lari saat polisi datang karena takut mendengar suara tembakan. "Dia trauma dengan suara pistol, beberapa minggu lalu dia sering mendengar suara tembakan polisi, mungkin trauma," ujarnya.

Menurut tersangka bandar narkoba ini, keponakannya tidak terlibat dalam bisnis haram tersebut. Dia juga meyakini Anton bukan pengonsumsi narkoba. "Saya tidak pernah lihat dia makan, " jelasnya.

Azhari melanjutkan, Anton baru tiga bulan datang dari Bengkulu ke rumahnya untuk liburan sekalian membantu bibinya bekerja. "Dia ikut bibinya jualan di Kemplang," katanya.

Sementara Kapolresta Palembang Kombes Tommy Aria Dwianto, Selasa (26/7/2017), mengatakan pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut apakah ada keterlibatan Anton terkait kasus narkoba tersebut. "Kami akan dalami lagi, termasuk memeriksa urine. Apakah ia ikut terlibat atau tidak," ucapnya.

Menurutnya Aria, saat penangkapan Azhari alias Goong (42) yang berlangsung di Jalan Kh Azhari, lorong Indrawati, RT02/01 Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 2,Kamis 20 Juli 2016, anggota Polsek SU II hanya memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke arah bawah.

Dikarenakan situasi di TKP banyak rumah panggung sehingga tidak dimungkinkan untuk menembak ke atas. "Membantai bawah, kecil kemungkinan Dia terkena salah sasaran," tutur Aria.

Selain itu, berdasarkan keterangan petugas yang melakukan penggerebekan, terduga juga sempat membuang barang bukti narkoba ke kolam dan berupaya kabur saat polisi datang. "Sekarang dia (Anton) masih dirawat di RSMH Palembang, statusnya masih terduga," katanya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini