nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

74 Peneliti Ilmu Material Menggagas Energi Alternatif & Ramah Lingkungan

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Selasa 26 Juli 2016 17:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 07 26 65 1447207 74-peneliti-ilmu-material-menggagas-energi-alternatif-ramah-lingkungan-0bim2XkqmE.jpg Foto: Marieska/Okezone

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang bekerja sama dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) menggagas kegiatan International Symposium on Current Progress in Functional Materials (ICSPFM) yang berlangsung di Bali selama dua hari yaitu 26–27 Juli 2016. Simposium ini mempertemukan para peneliti dan pakar di bidang functional materials dari Asia, Eropa, maupun Amerika.

Sebanyak 74 peneliti mempresentasikan karya ilmiahnya di forum internasional ini. Dengan tema ‘Exploring the Current Progress in Novel and Functional Materials for Energy, Environmental, and Health Applications’, forum ini akan mendiskusikan perkembangan functional materials science atau biasa didefinisikan sebagai ilmu material/bahan yang dimanfaatkan untuk properti dan fungsi tertentu. ICSPFM secara khusus akan membahas topik mengenai penyedia material untuk penyuplai energi alternatif, pelestarian lingkungan, perangkat elektronik, dan peningkatan kualitas kesehatan.

Rektor UI Muhammad Anis mengatakan, peran kampus UI sebagai pusat inovasi menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia, salah satunya mendorong perkembangan ilmu material. Ia berharap tercipta kelompok riset baru tingkat global di bidang ilmu material yang meliputi bidang spesialisasi metal dan alloy, keramik, polimer, material elektronik dan magnetik serta material komposit, kemudian menyebarluaskan hasilnya untuk pengembangan ilmu material dengan memperhatikan kelestarian lingkungan untuk kepentingan umat manusia.

"UI juga senantiasa berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia yang berkompetensi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi bahan serta mampu bersaing di dunia internasional. Sebagai bagian dari komunitas ilmiah global, UI menaruh perhatian besar pada area penelitian ilmu material, baik itu dari sisi sains maupun rekayasa teknik," kata Anis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/7/2016).

UI telah mengambil bagian dalam pengembangan ilmu material melalui penerapan Program Magister dan Doktor Ilmu Material di Departemen Ilmu Fisika FMIPA UI serta Departemen Metalurgi dan Material Fakultas Teknik UI. Pembelajaran mengenai material juga dibahas dari sudut pandang ilmu kimia dan biologi yang tersedia di Departemen Ilmu Kimia dan Ilmu Biologi FMIPA UI.

"Salah satunya berangkat dari kekayaan Indonesia akan material/bahan mentah yang dapat diolah menjadi produk yang berdaya manfaat tinggi bagi masyarakat. Namun yang disayangkan adalah keterbatasan sumber daya manusia dalam pengolahan bahan mentah tersebut yang membuat masyarakat harus mengimpor produk sehingga menjadikan masyarakat Indonesia sebagai konsumen saja. Karena itu, semoga wadah ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri dan memberikan kontribusi pada pembangunan Indonesia," tegas Anis.(afr)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini