Paus Fransiskus Mengheningkan Cipta di Kamp Nazi Auschwitz

Randy Wirayudha, Okezone · Jum'at 29 Juli 2016 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 29 18 1450305 paus-fransiskus-mengheningkan-cipta-di-kamp-nazi-auschwitz-TSvhmkHQCf.jpg Paus Fransiskus mengunjungi Kamp Konsentrasi Nazi Auschwitz-Birkenau (Foto: Kacper Pempel/REUTERS)

AUSCHWITZ –Arbeit Macht Frei”. Paus Fransiskus menjadi pemimpin umat Katolik dunia ketiga yang melangkah masuk ke gerbang kamp konsentrasi Nazi bertuliskan ungkapan tersebut. Ungkapan yang kurang lebih artinya; “Bekerja Membuatmu Bebas).

Ziarah Paus Fransiskus di Kamp Konsentrasi Auschwitz-Birkenau yang dikenal sebagai “pabrik kematian” orang-orang Yahudi, gipsi, tahanan politik, hingga para tawanan perang Uni Soviet, itu dilakukan di hari ketiga kunjungannya ke Polandia, Jumat (29/7/2016).

Tapi tidak seperti dua Sri Paus sebelumnya, Paus Fransiskus tak melayangkan pernyataan atau kecaman terhadap tragedi kemanusiaan yang sekiranya, hampir satu juta manusia tewas di tempat terkutuk ‘bikinan’ Nazi tersebut.

Paus Fransiskus memilih untuk mengelilingi kamp konsentrasi Nazi itu sendirian, sekaligus berdoa dalam hening atau mengheningkan cipta selama 15 menit. Paus juga menyalakan lilin di depan “tembok kematian”, tempat para tahanan biasa dieksekusi Nazi.

Paus Fransiskus juga kembali berdoa dalam hening, ketika menjejaki sel penjara tempat seorang pendeta Polandia, St. Maximilian Kolbe ditahan dan tewas di penjara itu, demi menggantikan orang lain yang sedianya hendak dieksekusi Nazi.

Selain mengheningkan cipta, Paus Fransiskus juga menemui beberapa korban selamat Kamp Auschwitz dengan ditemani Pemuda Kristen Clifton dan Plymouth Diocese.

“Paus mengheningkan cipta untuk menunjukkan keindahan umat manusia dan kemudian dengan cara ini, diharapkan masyarakat tidak akan menghancurkan keindahan itu, melainkan membangun dan menjaganya,” tutur salah satu anggota pemuda kristen itu, dikutip Premier Christian Radio, Jumat (29/7/2016).

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini