nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dijerat Pelanggaran Izin Tinggal, WN Italia Praperadilankan Imigrasi

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2016 15:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 07 30 340 1450872 dijerat-pelanggaran-izin-tinggal-wn-italia-praperadilankan-imigrasi-kKqj3k3G3J.jpg Ilustrasi

BALI - Seorang wisatawan asal Italia bernama Carmine Sciaudone, mempraperadilankan pihak Imigrasi Kelas I Denpasar, Bali.

Dari informasi yang dihimpun, dalam sidang gugatan yang dilakukan Jumat 29 Juli 2016, gugatan diajukan terkait penetapan tersangka dan penahanan Carmine selama tiga bulan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan Denpasar.

Sidang dengan hakim tunggal Made Pasek, dihadiri oleh divisi hukum imigrasi yang diwakili Setio Budi Wardoyo, Indra Bangsawan dan Candra Wahyu Hidayat. Sedangkan Carmine diwakili kuasa hukumnya M Rifan.

Dikutip dari Balipost.com, pada sidang tersebut, pihak termohon mempertanyakan proses penangkapan, penyekapan, pendeteksian, penahanan dan penetapan tersangka yang dilakukan petugas Imigrasi. Menurut kuasa hukum pemohon, tindakan yang dilakukan pihak Imigrasi dilakukan tanpa didasari dengan administrasi yang benar dan sah serta tidak berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup sesuai KUHP.

Kejanggalan dalam proses yang dilakukan Imigrasi sudah terlihat sejak proses penangkapan Carmine pada 22 Mei 2016 lalu di Kapal Dragon 130 yang saat itu tengah bersandar di Pelabuhan Benoa. Kala itu, ujar Rifan, kliennya menjadi undangan dalam pesta yang digelar di atas kapal.

Saat acara mulai, proyektor di dalam kapal tiba-tiba mati. Saat itu Carmine yang memiliki keahlian elektronik, membantu dengan memperbaiki proyektor tersebut hingga kembali hidup. Hanya karena memperbaiki proyektor inilah, Carmine langsung ditangkap pihak Imigrasi.

Ia dituduh melakukan pelanggaran izin tinggal karena melakukan kerja ilegal, memperbaiki proyektor di kapal. Ia dijerat Pasal 122 huruf (a) UU Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini