nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahanan Narkoba Rutan Batam Tewas karena Sakau

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2016 16:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 02 340 1453057 tahanan-narkoba-rutan-batam-tewas-karena-sakau-d2ssuhTlFg.jpg Ilustrasi

SAGULUNG - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Batam, David Gultom menyampaikan tewasnya tahanan bernama Budi Yanto (24) bin Mahmud murni karena sakit.

David menegaskan, kematian korban bukan karena ada penyiksaan dari pihak petugas selama almarhum berada di dalam Rutan.

"Korban meninggal karena sakit, bukan disiksa seperti isu yang beredar. Sebelum meninggal korban menggarut-garut badannya sendiri karena sudah sakau, sehingga dikira orang meninggal karena dipukuli," kata David saat ditemui di Rutan Batam, Jalan Trans Barelang, Tembesi, Selasa (2/8/2016).

Ia menyampaikan, korban merupakan tahanan narkoba yang menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah pada 20 Juli lalu. Korban merupakan pecandu narkoba yang sudah lama.

"Riwayatnya pemakai narkoba berat dan sudah lama. Korban ketagihan narkoba sehingga tubuhya sudah mengalami gejalanya," ucapnya.

David menyampaikan Budi masuk Rutan pada 30 Maret lalu sebagai tahanan Polrestas Barelang, kemudian 12 Mei dialihkan tahanan Jaksa dan pada 24 Mei dialihkan tahanan Pengadilan Negeri (PN) Batam. Selama bersangkutan masuk Rutan tidak ada keluhan.

Namun, pada 18 Juli lalu saat ayahnya menjenguknya menyampaikan korban mengalami sakit, sehingga diperiksa ke klinik Rutan.

"Sebelum meninggal saya sudah perintahkan tanggal 19 Juli merekomendasi medis untuk menindaklanjuti kondisi kesehatan korban ke PN Batam. Tapi tak ada responnya," ujarnya.

Terkait kematian korban, ia telah menyampaikan kepada pihak keluarga bila kematian Budi dirasa janggal, supaya langsung melaporkannya. "Keluarganya malah berterima kasih kepada kami telah merawat korban selama ini," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini