nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres AS Nikahkan Dua Gay Staf Gedung Putih di Rumahnya

Silviana Dharma, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2016 15:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 03 18 1454014 wapres-as-nikahkan-dua-gay-staf-gedung-putih-di-rumahnya-mx1MmtDYzn.jpg

MASSACHUSETTS - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk pertama kalinya menikahkan pernikahan dua insan. Namun yang berbeda di sini, dia meresmikan ikatan perkawinan pasangan homoseksual.

Kedua mempelai pria yang berbahagia itu adalah Joe Mahshie dan Brian Mosteller. Biden telah lama mengenal mereka sebagai staf di Gedung Putih. Atas permintaan Mosteller, dia dengan senang hati meresmikan pernikahan mereka di rumahnya, yang terletak di Observatorium Angkatan Laut AS di Massachusetts Ave NW, Washington DC.

Dilansir dari Independent, Rabu (3/8/2016), Biden mendapatkan sertifikat kewenangan temporer dari District of Columbia untuk meresmikan pernikahan yang berlangsung pada Senin 1 Agustus itu. Brian Mosteller diketahui menjabat sebagai direktur operasional Ruang Oval (kantor kepresidenan AS). Sementara pasangannya, Joe Mashie adalah kordinator perjalanan Ibu Negara AS Michelle Obama.

“Betapa bangganya saya bisa menikahkan Brian dan Joe di rumah saya. Tidak ada yang lebih berbahagia dari dua staf Gedung Putih yang sudah lama bersama. Mereka adalah pria yang baik,” cuit Biden mengucapkan selamat melalui akun Twitternya.

Pernikahan sesama jenis sendiri merupakan hal yang legal di Negeri Paman Sam sejak setahun lalu. Namun begitu, bukan berarti negara yang memiliki motto In God We Trust itu tidak mengalami polemik terkait hal ini.

Sejumlah oposisi sayap kanan contohnya, menjadi pihak yang menentang pernikahan sesama jenis. Lain halnya dengan Joe Biden. Pria yang pernah berprofesi sebagai pengacara dan senator ini termasuk yang sangat mendukung pernikahan homoseksual.

Oleh karena itu, bukan sesuatu yang mengejutkan jika dia bersedia menjadi pihak yang menikahkan sepasang gay staf Gedung Putih tersebut. Selama menjabat di samping Presiden Barack Obama, pria yang menikah dua kali itu juga memiliki perhatian pada isu hak asasi perempuan.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini