Trump Sindir Pakta AS dengan Jepang

Randy Wirayudha, Okezone · Sabtu 06 Agustus 2016 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 06 18 1456734 trump-sindir-pakta-as-dengan-jepang-ESJMPsEzVd.jpg Donald John Trump (Foto: Eric Thayer/REUTERS)

GREEN BAY – Kampanye Donald Trump tidak hanya menyerang sang rival yang berasal dari Partai Republik, Hillary Trump, tapi juga menyoal kebijakan luar negeri, khususnya soal pakta yang tercipta antara Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

Jepang memang diketahui sebagai salah satu sekutu terdekat AS pasca-Perang Dunia II. Namun pakta yang ada di antara AS dan Jepang, justru dianggap Trump sangat merugikan Negeri Paman Sam, lewat Pakta Kerjasama dan Keamanan yang disetujui kedua pihak pada 19 Januari 1960.

Calon Presiden (Capres) dari Partai Republik itu menyatakan bahwa AS harus melindungi negara-negara Asia, termasuk Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Namun jika AS tengah diserang, Jepang takkan membantu apa-apa.

Karena pada pasal 9 (dalam pakta) mereka dilarang mengirim tentara ke luar Jepang. “Anda tahu bahwa kita punya pakta dengan Jepang, di mana jika Jepang diserang, kita harus menggunakan kekuatan penuh militer AS,” ujar Trump.

“(Tapi) jika kita diserang, Jepang tidak harus melakukan apa-apa. Mereka bisa hanya duduk di rumah dan menonton TV Sony, OK?,” sindirnya dalam kampanyenya di Green Bay, Wisconsin, diwartakan Telegraph, Sabtu (6/8/2016).

Selain Jepang dan Korea Selatan, AS juga punya perjanjian untuk melindungi Jerman, Arab Saudi dan beberapa negara sekutu lainnya.

“Mereka tidak membayar sepeser pun dari dana yang kita butuhkan. Mereka harusnya bayar. Karena ini bukan 40 tahun lalu. Ini harus berjalan dua arah,” sambung Trump.

“Perlu untuk kita keluar dari pakta ini. Nantinya Jepang harus melindungi diri mereka sendiri terhadap Korea Utara. Anda harus selalu siap untuk keluar. Saya tak merasa kita harus segera keluar, tapi segalanya menjadi mungkin,” tutup Trump.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini