nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Razia Tempat Hiburan Malam, 29 Orang Tanpa Identitas Diamankan

Rus Akbar, Jurnalis · Minggu 07 Agustus 2016 11:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 08 07 340 1457197 razia-tempat-hiburan-malam-29-orang-tanpa-identitas-diamankan-9BptoMMhL4.jpg Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam terjaring razia karena tidak membawa KTP. (Foto: Rus Akbar/Okezone)

PADANG – Sebanyak 29 orang terjaring razia gabungan Denpom I/4 Padang, Pom AL, AU, Korem, Kodim, Propam Polda Sumbar, dan Provist Polda Sumbar bersama dengan BNN dan Satpol PP Padang, Sabtu 6 Agustus 2016. Mereka yang terdiri atas 19 laki-laki dan 10 perempuan diamankan karena tidak memiliki identitas saat mengunjungi tempat hiburan malam pada dini hari sampai subuh.

Awalnya, razia yang dilakukan untuk mencari anggota TNI dan polisi di tempat-tempat hiburan dan melakukan tes urine terhadap setiap pengunjung hiburan. Saat pemeriksaan urine dilakukan BNN Sumbar, ada satu pengunjung laki-laki di tempat hiburan Jalan Sisingamangaraja mengalami kesulitan buang air kecil. Padahal, ia sudah minum beberapa gelas bir yang tersaji di meja hiburannya dan beberapa botol air mineral, tapi tak kunjung bisa buang air kecil.

Akhirnya, petugas membawa laki-laki yang bernama Deri Indah (40) ke Markas Denpom I/4 Padang. Dari sanalah dia bisa melakukan buang air kecil setelah diperintahkan anggota polisi militer.

“Razia yang kami lakukan ini menjalankan fungsi kami sebagai polisi militer serta ulang tahun hari jadi Kota Padang, tidak salahnya kita buat Kota Padang ini kondusif. Alhamdulillah kita tidak temukan yang kasus contoh narkoba, perkelahian, dan perusakan,” kata Komandan Denpom I/4 Padang, Letkol CPM Didik Haryadi di Mako Denpom I/4 Padang jalan Bundo Kanduang, Minggu (7/8/2016).

Didik menambahkan, Sumbar rawan peredaran narkoba. Ia mengatakan, jika ada mendapatkan oknum TNI, Polri, dan umum, jangan sungkan-sungkan memberitahukan.

“Kalau berani menangkap, tangkap ramai-ramai tapi jangan anarkis. Bila tidak berani laporkan ke kami maupun ke Polres, Kodim dan Satpol PP,” ujarnya.

Dari razia gabungan yang dilakukan ada 29 orang yang terjaring terdiri dari 19 laki-laki dan 10 perempuan yang tidak memiliki identitas berupa KTP.

“Untuk anggota TNI dan Polri masih nihil. Begitu juga pemeriksaan urine mengandung narkoba yang dilakukan BNN nihil. Tanpa KTP saja 29 orang. Karena orang sipil, saya serahkan ke Sat Pol PP untuk dibina sesuai aturan sendiri yang tidak kami miliki,” katanya.

Sementara Plt Satpol PP Padang, Eddy Asri mengatakan, pihak yang terjaring ini akan diselidiki. Jika ada yang diduga merupakan PSK, akan direhabilitasi di Andam Dewi Solok. Bila tidak mau direhabilitasi, orangtua oknum tersebut akan dipanggil diminta membuat surat pernyataan.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini