Kapal Penumpang Wisata Terdampar di Pantai Lepang Bali

ant, · Minggu 07 Agustus 2016 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 07 340 1457237 kapal-penumpang-wisata-terdampar-di-pantai-lepang-bali-JMe5fjE1vF.jpg foto: ilustrasi

BALI - Sebuah kapal penumpang wisata jenis Katamaran KM Zana dengan nomor lambung K3-1987-BDG terdampar di Pantai Lepang, Desa Takmung, Klungkung, Bali setelah bertolak dari Pulau Serangan, Kota Denpasar, Minggu, (7/8/2016).

Kapal yang mengangkut tiga orang, seorang di antaranya wisatawan Inggris terdampar akibat mengalami kerusakan mesin dalam pelayaran dari Pulau Serangan, Denpasar menuju Pulau Moyo, Sumbawa, kata Nahkoda kapal tersebut Ratna Yuanita.

Ia mengatakan, tiba-tiba mesin yang sebelah kiri mengalami kerusakan, lalu terbawa arus hingga tedampar ke pesisir Pantai Lepang, Kabupaten Klungkung.

Kapal tersebut bertolak dari Serangan, Kota Denpasar Sabtu (6/8) tengah malam bermuatan tiga orang yakni Nahkoda kapal, Ratna Yuanita asal Makassar, Kepala Kamar Masin, Irmar Yusuf asal Ambon dan seorang wisatawan asal Inggris bernama Tobias Coke.

Saat memasuki wilayah perairan Lepang, tiba-tiba satu mesin kapal mengalami kerusakan. Kapal akhirnya terombang ambing dan terbawa arus ke Pantai Lepang sekitar pukul 04.00 Wita Minggu dini hari. "Maaf saya masih bingung, bagaimana agar kapal ini bisa kembali ke dalam," ujar Ratna Yuanita.

Saat nahkoda kapal masih dilanda kebimbangan, Tobias Coke dan sejumlah warga sekitar berinisatif mendorong kapal tersebut agar dapat kembali berberlayar. Sejam kemudian kapal tersebut akhirnya berhasil didorong hingga ke tengah laut "Sementara kami akan kembali ke Serangan untuk memperbaiki mesin kapal yang mengalami kerusakan," ujar Ratna yang tampak lebih tenang saat kapal berhasil didorong ke tengah laut.

Sementara, Kasatpol Air Polres Klungkung, AKP I Putu Ardana beserta Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta memantau kapal terdampar tersebut.

Kasatpol Air sempat mengimbau kepada nahkoda kapal agar tidak melanjutkan perjalanan ke Pulau Moyo, karena kondisi satu mesin masih mengalami kerusakan.

"Kami sudah imbau agar mesin kapal diperbaiki terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumbawa. Seluruh dokumen berlayar seperti kapal tersebut lengkap,". AKP I Putu Ardana.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini