nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hancurkan Pemukiman Palestina, AS Sebut Israel Lewati Batas

Puti Anggraini Fanfudi, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2016 14:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 11 18 1461015 hancurkan-pemukiman-palestina-as-sebut-israel-lewati-batas-Li0FLyKxiO.jpg Pejabat diplomatik AS mengunjungi Desa Sussia, Tepi Barat. (Foto: Twitter @USCGJerusalem)

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) telah benar-benar memperingatkan Israel karena aksinya merusak pemukiman warga Palestina di Desa Sussia, Tepi Barat. AS menyebut hal itu sangat mengganggu, provokatif serta kontraproduktif.

Menurut posting-an yang diunggah oleh akun Twitter resmi milik konsulat AS di Yerusalem, seorang pejabat diplomatik AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan, Jika Israel terus melakukan tindakan yang melewati batas seperti itu, maka langkah itu sama dengan menentang masyarakat internasional. Hal itu ia katakan usai mengunjungi Sussia.

“Jika pemerintah Israel berlanjut dengan melakukan penghancuran di Sussia, itu sangat mengganggu dan memiliki dampak yang akan sangat merusak kehidupan warga Palestina yang mengungsi di sana,” ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Elizabeth Trudeau seperti dikutip Russia Today, Kamis (11/8/2016).

Pada Selasa 9 Agustus, Israel telah menyebabkan kemarahan para pejabat Eropa dan AS setelah pasukan mereka menandaskan tiga perusahaan dan dua bangunan di Tepi Barat yang disponsori oleh Uni Eropa.

Kelompok hak asasi manusia Israel B'tselem memperkirakan lebih dari 27 orang dipaksa keluar dari rumah mereka di desa Umm el Kheir, Tepi Barat sebagai hasil dari operasi, 16 dari mereka merupakan anak-anak.

“Kami prihatin akan meningkatnya penghancuran bangunan di Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang dilaporkan telah menyebabkan puluhan warga Palestina tidak memiliki rumah, termasuk anak-anak,” tambah Trudeau.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini