nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Saksi di Pengadilan, Orangtua Yuyun Dikawal Polisi

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2016 11:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 08 11 340 1460784 jadi-saksi-di-pengadilan-orangtua-yuyun-dikawal-polisi-QpijpFmy0R.jpg Orangtua Yuyun mendapat pengawalan dari pihak kepolisian saat mendatangi PN Curup. (Foto: Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU – Orangtua Yuyun, Yn dan Ya, hadir di Pengadilan Negeri Curup Rejang Lebong untuk memberikan kesaksian dalam sidang lima terdakwa pemerkosa anaknya. Orangtua Yuyun mendapat pengawalan dari pihak kepolisian saat tiba di PN Curup Rejang Lebong.

Pendamping keluarga almarhumah Yuyun dari Harapan Perempuan Women's Crisis Center (WCC) Kabupaten Rejang Lebong, Mardiani menyatakan, orangtua Yuyun akan menjadi saksi dalam sidangan kasus pemerkosaan Yuyun, siswi SMP di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebon Bengkulu.

''Iya, mereka (orangtua Yuyun) akan menjadi saksi dalam sidang nanti,'' kata Mardiani ketika ditemui Okezone, Kamis (11/8/2016).

(Baca Juga : Orangtua Yuyun dan Tujuh Terpidana Pemerkosaan Jadi Saksi)

Dalam sidang nanti, ia mengungkapkan, sebelumnya akan mendengarkan kesaksian dari lima terpidana anak yang telah divonis dan menjalankan hukuman di Lapas Bentiring Kota Bengkulu.

''Belum tahu, apakah kedua orangtua Yuyun dahulu yang masuk ruang sidang atau tujuh terpidana anak. Yang jelas, kedua orangtua Yuyun akan memberikan kesaksian di depan majelis hakim,'' ujar Mardiani.

Dari pantauan Okezone, kedua orangtua Yuyun tiba di PN Curup sekira pukul 10.01 WIB didamping Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban serta Harapan Perempuan Women's Crisis Center (WCC) Kabupaten Rejang Lebong.

Setiba di PN, orangtua Yuyun langsung masuk ke ruang tunggu jaksa. Keduanya mendapatkan pengamanan dari aparat kepolisian, baik berseragam maupun berpakaian preman.

Tidak hanya itu, di luar ruang sidang anak juga sudah dipenuhi oleh masyarakat setempat dan Harapan Perempuan Women's Crisis Center (WCC) Kabupaten Rejang Lebong untuk melihat sidang tersebut.

Selain itu, kedua orangtua Yuyun tidak boleh ditemui pihak mana pun di dalam ruangan tersebut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini