nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gerebek Tambang Ilegal, Penambang Emas Kocar-kacir

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2016 17:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 11 340 1461194 polisi-gerebek-tambang-ilegal-penambang-emas-kocar-kacir-mTOvzENLyV.jpg Foto: Illustrasi Okezone

KAPUAS - Belasan penambang emas ilegal di Desa Bajuh, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) kocar kacir begitu melihat kedatangan delapan anggota Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalteng untuk melakukan razia.

Karena lokasi yang cukup sulit, ditambah pelarian mereka ke arah hutan, tim yang dipimpin Kasubdit IV AKBP Boy Herlambang hanya berhasil meringkus dua orang yakni NDS dan AS. NDS diketahui sebagai operator exsavator pembuka lahan sedangkan AS sebagai penyewa lahan.

"Kita datang ke area lokasi sudah ada portal. Begitu kita mendekati lokasi, belasan penambang langsung lari ke hutan. Kami berhasil mengamankan NDS dan AS," kata Dirreskrimsus Mapolda Kalteng, Kombes Pol Asep Taufik, Kamis (11/8/2016).

Kata dia, selain menangkap NDS dan AS, anggota juga mengamankan satu unit exsavator, mesin diesel, dan mesin kato.

"Razia ini merupakan giat rutin yang ditingkatkan. Juga sekaligus program 100 hari kerja Kapolri dari Subsatgas kejahatan ekonomi lainnya," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, AS sudah melakukan tiga kali penambangan di area berbeda. Sedangkan saat razia itu, lubang penambangan ilegal tersebut baru saja dibuka dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Selama menjalankan aktivitas ilegal itu, mereka mampu mendapatkan 5-10 gram emas per hari.

Akibat melakukan pertambangan tanpa izin, pelaku dijerat dengan UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini