nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibunda Almarhumah Yuyun Ngamuk di Persidangan

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2016 18:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 11 340 1461242 ibunda-almarhumah-yuyun-ngamuk-di-persidangan-VyWCakfqjx.jpg Ruang tunggu jaksa di PN Rejang Lebong (Demon F/Okezone)

BENGKULU - Ibunda menjadi saksi dalam kasus pemerkosaan terhadap Yuyun, remaja 14 tahun yang tewas setelah diperkosa 14 pria, di Pengadilan Negeri Curup, Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, sore ini.

Sidang tersebut diketuai Heny Farida bersama dua hakim anggota Hendri Sumardi dan Fakhrudin. Namun tiba-tiba, Yana, ibunda almarhum Yuyun, mengamuk di ruang sidang, usai memberikan kesaksian.

Yana tidak terima anaknya diperkosa hingga nyawanya melayang. Alhasil, sidang yang baru dimulai sekira 31 menit dihentikan sejak. Kejadian ini berlangsung sekira pukul 15.30 WIB tadi.

Oleh aparat kepolisian yang berjaga, Yana langsung dibawa keluar, kemudian sidang kembali dilanjutkan. "Alangke kejamnyo (alangkah kejamnya)," teiaknya Yana sembari keluar dari ruang sidang, Kamis (11/8/2016).

Yana dibawa ke ruang tunggu jaksa didampingi pendamping keluarga Yuyun dari Harapan Perempuan Women's Crisis Center (WCC) Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu, Suhartini.

Tidak berselang lama, Yana dan suaminya diantar pulang oleh polisi untuk menghindari kericuhan. "Saya minta anak di bawah umur dihukum seumur hidup. Terdakwa dewasa dihukum mati," pekik Ya saat menuju mobil.

Agenda sidang hari ini mendengarkan keterangan para saksi untuk lima terdakwa dewasa Zainal, Tomi Wijaya, Bobi, M Suket, dan Faizal Eldo Syaisah. Kemudian satu terdakwa di bawah umur berinisial JA.

Dalam sidang ini, tujuh remaja pelaku pemerkosaan yang sudah divonis (terpidana) juga dihadirkan menjadi saksi bersama dua anggota kepolisian setempat. Sidang juga sempat tertunda karena hujan mengguyur Rejang Lebong. Setelah hujan reda, sidang dilanjutkan kembali.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini