nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Badai Terjang Bengkulu, Lima Tiang Listrik Roboh

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 25 Agustus 2016 17:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 25 340 1473056 badai-terjang-bengkulu-lima-tiang-listrik-roboh-oYsIMVBu6l.jpg Badai (Foto: Ilustrasi)
 

BENGKULU - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu pada (Kamis 25/8/2016) mengakibatkan pohon kayu gadis dan pohon karet berukuran cukup besar serta lima buah tiang listrik yang terbuat dari beton di Desa Talang Arah dan Lubuk Talang Kecamatan Malin Deman, Mukomuko, roboh.

Tidak hanya itu, bagian atap rumah milik, Yanum, warga Desa Lubuk Talang ikut tertimpa pohon karet saat terjadinya angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, aliran listrik di Kecamatan Malin Deman, hingga sore ini masih padam total.

Salah satu warga Desa Air Merah, Kecamatan Malin Deman, Subuh Asnaini, mengatakan, pohon karet dan kayu gadis juga menutupi jalan penghubung antar desa di Malin Deman. Namun, pagi tadi warga setempat sudah membersihkan material pohon tumbang secara swadaya dengan menggunakan alat pemotong mesin chainsaw serta peralatan tradisional lainnya.

''Semua pohon yang menimpa rumah, menutupi jalan sudah dibersihkan secara bersama. Sekarang aliran listrik disini (Kecamatan Malin Deman) padam total,'' kata Subuh, Kamis (25/8/2016).

(Baca: Kisah Nelayan Berhasil Selamat dari Ganasnya Hempasan Badai)

Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Fatmawati Soekarno Bengkulu, Haris Syahid Hakim mengatakan, angin kencang disertai hujan yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Bengkulu disebabkan adanya tekanan rendah di barat daya Bengkulu.

Sehingga menimbulkan awan cumulonimbus (Cb). Dari awan Cb ini, terang dia, membuat angin kencang sesaat dan hujan dengan durasi singkat. ''Kecepatan angin yang melanda Bengkulu tadi siang, maksimal 32 knot atau 58 km per jam,'' ujar Haris.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini