nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amien Rais: Bangsa yang Maju Kuasai Iptek

Agregasi Antara, Jurnalis · Kamis 25 Agustus 2016 19:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 25 65 1473016 amien-rais-bangsa-yang-maju-kuasai-iptek-MANmQRDdoa.jpg (Foto: Prabowo/Okezone)

YOGYAKARTA - Tokoh reformasi, Amien Rais mengajak untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara menyeluruh. Penguasaan Iptek menjadi keharusan jika ingin sebuah bangsa menjadi maju.

"Bangsa yang maju adalah bangsa yang menguasai Iptek, dan bangsa yang tidak menguasai Iptek akan menjadi bangsa terbelakang," kata Amien Rais saat menjadi membicara dalam rangkaian Muktamar Nasyiatul Aisyiyah di Kampus Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Kamis (25/8/2016).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menyampaikan kompetisi mendatang adalah kompetisi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, Islam telah jauh lebih dahulu bicara tentang kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.

"Banyak perempuan telah menjadi pemimpin. Bahkan, dalam skala pemerintahan, seperti Pakistan, Turki, juga Indonesia telah memilih perempuan sebagai presiden. Di Muhammadiyah juga tidak ada diskriminasi antara perempuan dan laki-laki," katanya.

Menyinggung tentang Nasyiatul Aisyiyah sebagai gerakan perempuan muda berkemajuan, Amien mengajak kaum perempuan untuk menguasai ilmu dan teknologi.

Sementara, Rahmawati Husein, yang saat ini menjadi unsur pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong kader-kader Nasyiah untuk meningkatkan kemampuan diri. Dia juga menekankan pentingnya seluruh kader NA untuk lebih peka terhadap isu yang berkembang di masyarakat.

"Selain peka, harus berinovasi dengan ilmu dan teknologi yang ada," tandasnya.

Rachmawati menyebut beberapa isu lingkungan termasuk tambang yang berdampak pada perempuan, juga Sustainibility Development Goals sebagai komitmen global terhadap kelanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs). Dia juga menegaskan pentingnya berjejaring, baik skala lokal, nasional, hingga global.

Sementara Normasari, Ketua Umum PP NA mengatakan temu tokok nasional ini untuk mencari inspirasi sebagai bekal mensukseskan agends Muktamar. Diharapkan, kehadiran dua tokoh tersebut memotifasi kader NA untuk lebih maju dan berkembang dalam kancah nasional maupun internasional.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini