nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Tiang Listrik Roboh, Dua Kabupaten di Bengkulu Gelap Gulita

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 26 Agustus 2016 18:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 26 340 1474024 10-tiang-listrik-roboh-dua-kabupaten-di-bengkulu-gelap-gulita-nFyeZTGHgo.jpg Listrik Padam (Foto: Ilustrasi)
 

BENGKULU - Sebanyak 10 tiang listrik roboh di dua kabupaten Provinsi Bengkulu akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Utara sejak Kamis 25 Agustus 2016 hingga Jumat (26/8/2016). Akibat kejadian itu, aliran listrik di lima kecamatan dari dua kabupaten padam.

Manajer Ranting PLN, Kabupaten Mukomuko, Asep Suherman mengatakan, sebanyak enam batang tiang listrik roboh di Kecamatan Ipuh dan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko. Kemudian, di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak empat tiang listrik.

(Baca: Badai Terjang Bengkulu, Lima Tiang Listrik Roboh)

Sehingga, aliran listrik di Kecamatan Sungai Rumbai, Ipuh, Malin Deman, dan Air Rami Kabupaten Mukomuko, padam total. Begitu juga dengan aliran listrik di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara.

''Upaya perbaikan sudah kita lakukan hari ini,'' kata Asep.

Ia menambahkan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki tiang listrik yang roboh. Sehingga puluhan ribu pelanggan PLN di dua kabupaten bisa kembali menikmati aliran listrik.

Namun, ia belum dapat memastikan kapan perbaikannya selesai. Sebab, kata dia, pihaknya sudah menyebar petugas di dua kabupaten untuk memperbaiki tiang listrik yang roboh. ''Kita usahakan secepatnya selesai. Dalam dua hari ke depan kita usahakan sudah selesai,'' ujar Asep.

Sementara itu, Stasiun Meteorologi Kelas III Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Fatmawati Soekarno Bengkulu, hari ini mengeluarkan peringatan dini angin kencang.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Fatmawati Soekarno Bengkulu, Anjasman mengatakan, di Bengkulu tercatat kecepatan angin 38 km per jam. Namun, kecepatan angin maksimum hari ini diperkirakan mencapai 45 km per jam atau lebih.

''Kecepatan angin itu belum masuk dalam kategori badai. Angin badai jika kecepatan angin mencapai 100 km per jam jadi angin di Bengkulu masih katagori kencang. Kita minta warga tetap waspada dan menjauhi berlindung di bawah pohon yang sudah tua,'' katanya.

Menurut Anjasman, angin kencang yang melanda Bengkulu masih disebabkan tekanan di Barat Daya Bengkulu, sehingga menimbulkan awan cumulonimbus (Cb). Dari awan Cb akan membuat angin kencang di pesisir barat Bengkulu, yang meliputi tujuh kabupaten/kota di Bengkulu. Seperti Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur dan Kota Bengkulu.

''Untuk di daerah pegunungan atau di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong, dan Kepahiang, angin masih dalam kategori normal dengan kecepatan angin maksimum 35 km per jam,'' ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini